Bupati Landak Minta PKK Desa Nyiin Gencar Laksanakan Posyandu

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa desa Nyiin menjadi salah satu desa yang angka stuntingnya masih tinggi di Kecamatan Jelimpo

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Humas Pemda Landak
Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa saat sosialisasi kegiatan percrpatan penurunan stunting di Desa Nyiin, Kecamatan Jelimpo pada Rabu 6 April 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan sosialisasi percepatan penurunan angka stunting melalui 10 Program Pokok PKK di Desa Nyiin yang merupakan desa binaan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Landak pada Rabu 6 April 2022.

Kegiatan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Landak, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Jelimpo, Kapolsek Ngabang, Kepala Puskesmas Jelimpo, Kepala Desa Nyiin, Anggota BPD Nyiin, Kader PKK Kecamatan Jelimpo, Kader PKK Desa Nyiin, Kader Posyandu Desa Nyiin, Ibu Hamil dan Ibu menyusui Desa Nyiin yang bertempat di Halaman Kantor Desa Nyiin, Kecamatan Jelimpo.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa desa Nyiin menjadi salah satu desa yang angka stuntingnya masih tinggi di Kecamatan Jelimpo yakni 25,7 persen di tahun 2021, hal ini dikarenakan kurangnya partisipasi PKK desa dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat.

"Setelah dicek ke lapangan ternyata PKK desa tidak pernah rapat, kalau sering rapat pasti sudah paham dengan 10 Program Pokok PKK. Nah, setelah ini ibu-ibu kader PKK desa harus aktif kembali, untuk bisa membantu ibu-ibu di Desa Nyiin ini terutama dalam pembelajaran tumbuh kembang anak," ujar Karolin.

Kapolres Landak Tinjau dan Zoom Meeting Vaksinasi di SDN 02 Ngabang

Bupati Karolin menjelaskan bahwa desa harus mengaktifkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan standar 5 meja, yakni pertama pendaftaran, kedua pengukuran tinggi badan dan berat badan, ketiga pencatatan, keempat penyuluhan gizi, dan yang kelima pelayanan kesehatan.

“Posyandu adalah dari dan untuk masyarakat. Jadi Posyandu itu untuk masyarakat, yang melaksanakan masyarakat dan bidan itu hanya membina, sehingga ada atau tidak adanya bidan maupun petugas kesehatan posyandu harus dilaksanakan. Jadi posyandu itu bukan kegiatan rutin puskesmas, tetapi kegiatan rutin masyarakat, karena ketemu Saya hanya mengingatkan,” terang Karolin.

Pada kunjungan kerja di Desa Nyiin Bupati Landak memberikan bantuan berupa tablet zat besi (Fe) untuk ibu hamil, MP ASI dan bibit ikan nila serta pakan ikan. (*)

(Simak berita terbaru dari Landak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved