Bingke Al-Fajar Pontianak Tetap Eksis Sejak 1994
Di Kota Pontianak sendiri, ada beberapa penjual kue Bingke dengan berbagai macam merk. Di antara merk-merk tersebut yang cukup terkenal yaitu Bingke A
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bingke merupakan makanan kue yang cukup familiar bagi masyarakat Kota Pontianak.
Teksturnya yang lembut dan memiliki rasa manis yang khas, membuat kue Bingke menjadi satu di antara jajanan yang paling di buru untuk menjadi santapan saat berbuka puasa di bulan suci Ramadan.
Di Kota Pontianak sendiri, ada beberapa penjual kue Bingke dengan berbagai macam merk. Di antara merk-merk tersebut yang cukup terkenal yaitu Bingke AL-Fajar.
Membuka gerai center di Jl. Adi Sucipto Kota Pontianak, Bingke AL-Fajar sudah berdiri sejak tahun 1994.
Dengan membuka kios sederhana dan waktu itu hanya memproduksi puluhan kue Bingke perhari, yang di kelola oleh almarhum Pak Zaini.
“Sejak bulan Oktober tahun 94, baru mulai dan merintis kecil-kecilan. Awal merintis produksinya hanya sekitar puluhan, dengan varian original dan original istimewa,” jelas seorang karyawati gerai Bingke Al-Fajar, Nurul Fitri, Senin, 4 April 2022.
Selain berhasil mempertahankan eksistensinya sejak tahun 1994, Bingke Al-Fajar juga memiliki peran sebagai penyedia lapangan kerja.
• Aktivitas Semakin Padat saat Ramadhan, Wali Kota Pontianak Edi Tetap Berikan Pelayanan Optimal
Selama bulan Suci Ramadan, ada penambahan karyawan secara khusus di bagian produksi, hal ini mengingat jumlah konsumen saat Ramadan meningkat pesat, lanjut Nurul.
“Sekarang ini karyawannya sudah lumayan banyak, kalau bulan puasa ini puluhan. 25 orang untuk yang produksi, dan karena memang bulan puasa ramai,” tambahnya.
Nurul menyampaikan Ramadan tahun lalu dan saat ini dinilainya cukup berbeda, dikatakan Nurul tahun ini di awal Ramadan jumlah konsumen sudah meningkat pesat.
“Yang terjual 2000 kotak ada perhari, biasanya mulai ramai pukul 10.00 wib sampai sore menjelang berbuka puasa,” ucapnya.
Untuk varian bingke original sudah bisa langsung di beli di toko. Sedangkan beberapa varian spesial bisa di pesan terlebih dahulu, kemudian konsumen bisa mengambilnya sesuai waktu yang sudah di janjikan.
Dari belasan varian rasa, ada tiga varian bingke yang paling laris terjual. Satu di antaranya, original, berendam, susu.
“Yang asin laris juga, tapi memang yang paling laris itu original sama berendam,” tambahnya.
Tarif harga Bingke Al-Fajar, mulai dari Rp. 19.000 s.d Rp. 25.000. Hingga saat ini Bingke Al-Fajar sudah memiliki 4 outlet resmi.
Di bulan Ramadan ini, Bingke Al-Fajar juga menyediakan outlet bebas, atau lebih akrab di kenal sebagai re seller. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/konsumen-yang-sedang-memilih-varian-rasa-bingke-al-fajar2q3wew.jpg)