Ramadhan Kareem
Doa Mandi Sunnah dan Wajib Sebelum Puasa Bisa Dilakukan Sebelum Sahur
Diantaranya dengan mandi sebelum melaksanakan puasa ramadhan dan hukumnya sunnah.........................
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Memasuki bulan Ramadhan harus siapkan diri dan mental serta spiritual agar bisa melaksanakan biadah puasa secara maksimal.
Juga dianjurkan untuk melakukan mandi sebelum menyambut puasa 1 Ramadhan 1443 H.
Dalam rangka menyambut bulan suci yang pernuh berkah, perlu menyiapkan diri dengan kondisi suci fisik dan hati.
Diantaranya dengan mandi sebelum melaksanakan puasa ramadhan dan hukumnya sunnah.
Sementara untuk mandi wajib merupakan proses pembersihan fisik yang sifatnya wajib bagi seorang muslim jika memiliki hadast besar.
Seperti berhubungan suami istri atau sedang pasca haid atau nifas.
Definisi mandi wajib adalah untuk membersihkan tubuh dan mensucikan diri kembali dari hadas besar.
Mandi sunnah sangat dianjurkan dilakukan dalam menyambut puasa Ramadhan.
Untuk waktunya sendiri bisa dilakukan setiap hari terutama sebelum melaksanakan makan sahur jika waktu memungkinkan.
• Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan dan Artinya - Bacaan Niat Keramas Puasa | Cek Juga Hukum Padusan
Mandi di sepertiga akhir malam sebelum memulai rangkaian makan sahur dan qiyamullail sangat baik.
Ditinjau dari kesehatan dan penelitian kesehatan ternyata memiliki manfaat yang sangat besar.
Rasa kantuk tentunya tak mudah hilang hanya dengan berwudlu atau cuci muka.
Tubuh akan terasa segar dan bersemangat untuk memulai aktivitas setelah mendapat siraman air dingin menyegarkan.
Niat Mandi Sunnah Sebelum Puasa
"Nawaitu guslal lidhukulissyiami romdhoona hadihisanati sunatallillahi ta'alla".
Artinya: "Aku berniat mandi sunat bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala"
Niat Mandi wajib lengkap sesuai urutan
1. Niat mandi wajib jinabet / junub atau hadas besar terlebih dahulu
نَوَيْتُ الغُسْلَ لِرَفْعِ الجِنَابَةِ
Nawaitul ghusla li raf’il janabati
Aritnya : “Saya berniat mandi untuk menghilangkan jenabat”
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhon lillaahi ta'aala
Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah”.
2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
4. Cuci tangan dengan tanah atau sabun.
5. Berwudhu seperti akan melakukan sholat.
6. Siram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.
7. Basuh kepala sebanyak tiga kali.
8. Basuh seluruh tubuh.
9. Basuh kedua kaki hingga selesai.
Adapun penyebabnya mandi wajib :
- Keluar Mani
Keluar mani secara sengaja atau tidak sengaja bagi orang sudah baligh.
- Mimpi Basah
Mimpi basah hingga mengeluarkan mani.
- Bersetubuh atau hubungan layaknya suami istri
Berhubungan suami istri meski tidak sampai keluar mani tetap harus mandi wajib.
- Muallaf
Ketika seorang kafir memutuskan masuk Islam atau Muallaf batinnya telah suci dari keyakinan dan itikad yang salah, mandi besar sebagai sarana mensucikan lahirnya dari sisa-sisa jinabat dan bersiap ibadah.
Dalam melaksanakan mandi wajib juga mengikuti kaidahnya yang sudah ditentukan.
Allah SWT berfirman dalam Alquran:
"Dan jika kamu junub, maka mandilah." (QS. Al Maidah: 6)
Karena tak ada manusia yang terbebas dari hadas besar, maka sudah sewajarnya jika kita mengetahui tata cara mandi wajib yang benar.
(*)