Pada Bulan Ramadan Vaksinasi Covid-19 di Pontianak Dilaksanakan Siang Hari

kalau malam hari bentrok dengan waktu ibadah tarawih. Kalaupun misalnya setelah tarawih, waktunya mepet tidak tekejar

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada bulan Ramadan ini akan tetap dilaksanakan siang hari.

Untuk di setiap Puskesmas di Kota Pontianak kata Handanu, tetap dilaksanakan seperti biasa.

"Sedangkan untuk vaksinasi di sentra vaksinasi ini menyesuaikan dan tergantung kebutuhan. Kalau memang animo masyarakat malam, maka kita buka malam. Tapi sampai hari ini kita belum punya pelajaran bagaimana buka malam di bulan Ramadhan. Karena, kalau malam hari bentrok dengan waktu ibadah tarawih. Kalaupun misalnya setelah tarawih, waktunya mepet tidak tekejar," jelasnya, Senin 28 Maret 2022.

Ia pun mengungkapkan, jika berkaca pada Ramadhan tahun lalu, pihaknya melaksanakan vaksinasi disiang hari.

Dinilai Tidak Profesional, 3 Jaksa di Kalbar Akan Diadukan Ke Komisi Kejaksaan RI

"Karena vaksinasi pun tidak membatalkan puasa Ramadhan," jelasnya.

Lebih lanjut, Handanu menyebutkan untuk cakupan vaksinasi Dosis pertama di Kota Pontianak mencapai 93,7 persen dan untuk vaksinasi kedua mencapai 79,61 Persen.

Kemudian, untuk vaksinasi ketiga atau booster mencapai 10,76 persen.

Selanjutnya, untuk Vaksinasi anak usia 6-11 tahun vaksinasi pertama 38,64 persen dan vaksinasi kedua 25,4 persen.

"Kemudian yang menjadi perhatian adalah vaksinasi lansia yang masih rendah yang baru mencapai 54,67 persen untuk dosis pertama sedangkan dosis kedua 49,93 persen," katanya.

Rendahnya cakupan vaksinasi lansia ini, dikarenakan beberapa faktor. Diantaranya, karena penyakit penyerta dan ada sebagian masyarakat yang tidak mau divaksin.

"Masih adanya warga yang belum divaksin, karena ada yang komorbid dan ada juga yang tidak mau divaksin," jelasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved