Kembangkan Kreativitas Warga, Yayasan Palung Beri Pelatihan Olah Kerajinan Tangan dari Bambu

Atas hal ini, Ranti Naruri selaku Manager Program Sustainable Livelihood (SL) Yayasan Palung, menyampaikan terdapat 11 peserta dari perajin bambu damp

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Yayasan Palung
Yayasan Palung (YP) berikan pelatihan pengembangan olahan kerajinan tangan bambu kepada para perajin bambu dampingan YP di Kantor Yayasan Palung Bentangor Education Center, Desa Pampang Harapan, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Kamis 24 Maret 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Untuk mengembangkan dan meningkatkan produk kerajinan tangan dari bambu, Yayasan Palung memberikan pelatihan pengembangan kepada masyarakat.

Tanaman bambu mudah dapatkan, selain untuk membuat produk yang bisa dipakai namun juga bisa dijadikan sebagai sumber makanan lauk-pauk dari bambu muda yang disebut Rebung.

Pelatihan pengembangan produk ini, terselenggara dari Program Sustainable Livelihood Yayasan Palung (YP) bersama para perajin diajak untuk memanfaatkan produk dari bahan dasar bambu.

Pada pengembangan olahan bambu ini terlaksana beberapa waktu lalu di Kantor Yayasan Palung Bentangor Education Center, Desa Pampang Harapan, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.

Sterilisasi Area TK, Personel Polres Kayong Utara Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Atas hal ini, Ranti Naruri selaku Manager Program Sustainable Livelihood (SL) Yayasan Palung, menyampaikan terdapat 11 peserta dari perajin bambu dampingan YP telah mendapatkan pelatihan pengembangan produk baik dari pengawetan bambu supaya tidak patah dan tahan lama serta motif yang belum pernah mereka buat.

Untuk meningkatkan produk olahan bambu juga, Yayasan Palung menghadirkan Yanta dari YBL Yayasan Bambu Lestari sebagai trainer (pelatih).

"Semoga ini menjadi alternatif perajin anyaman dalam memanfaatkan hasil hutan bukan kayu selain daun pandan," kata Ranti, Minggu 27 Maret 2022.

Ia menuturkan, bahwa produk yang telah dianyam dalam pelatihan ini juga, terbuat dari bahan baku bambu sendiri dengan berbagai bentuk serta motif untuk memperindah kerajinan tangan ini.

"Produk-produk yang dianyam pada pelatihan pengembangan produk dari bahan baku bambu tersebut seperti besek dengan berbagai bentuk dan motif," tukasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kayong Utara)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved