Berita Video

Viral Komunitas Sepeda Penuhi Gerbong Kereta, Berikut Penjelasan dari PT KAI Commuter

Orang kaya arogan gk di jalan gk di kereta," tulis salah satu akun. "Gowes aja lu sampai rumah kalau gak mau diatur

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beredar video memperlihatkan sekelompok pesepeda yang disebut menolak saat diminta pindah dan memenuhi gerbong kereta, viral di media sosial, Minggu 13 Maret 2022.

Dari video yang beredar tampak rombongan pesepeda beserta sejumlah sepeda memenuhi salah satu gerbong kereta.

Mereka terlihat duduk berjajar dalam satu gerbong kereta, sementara sepeda yang telah dilipat diletakkan di depan kursi tempat mereka duduk.

"Viral video yang memperlihatkan seorang security ketika memperingatkan bapak-bapak yang membawa sepeda untuk pindah ke gerbong belakang karena dapat mengganggu kenyamanan akibat sepeda-sepeda tersebut memenuhi sebagian jalan di dalam kereta. Lokasi belum diketahui.," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Dalam video, juga terdapat teks yang berbunyi: "Pesepeda ga mau disuruh pindah ke gerbong belakang, padahal memenuhi jalan".

Respons warganet Sejumlah warganet merespons adanya unggahan video tersebut di media sosial Instagram. Beberapa menyebut, rombongan pesepeda itu dinilai arogan dan tidak mau diatur.

"Orang kaya arogan gk di jalan gk di kereta," tulis salah satu akun. "Gowes aja lu sampai rumah kalau gak mau diatur," tulis akun yang lain.

Penjelasan PT KAI Commuter

Terkait beredarnya video tersebut, PT KAI Commuter membenarkan peristiwa itu terjadi di salah satu rangkaian kereta komuter yang mereka operasikan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menyebut kejadian itu berlangsung pada Minggu 13 Maret 2022 pagi di gerbong KRL Yogyakarta-Solo.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved