Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 14 Maret Santa Matilda
St. Matilda dilahirkan sekitar tahun 895, sebagai putri dari seorang bangsawan Jerman. Ketika masih muda usianya, orangtuanya telah mengatur pernikaha
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Orang Kudus Katolik 14 Maret ini merayakan Santa Matilda.
St. Matilda dilahirkan sekitar tahun 895, sebagai putri dari seorang bangsawan Jerman.
Ketika masih muda usianya, orangtuanya telah mengatur pernikahan baginya dengan seorang bangsawan bernama Henry.
Segera setelah mereka menikah, Henry menjadi raja Jerman.
• Renungan Katolik Senin 14 Maret 2022 Lengkap Bacaan 1 Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan
Sebagai ratu, Matilda hidup sederhana dengan meluangkan banyak waktu untuk berdoa.
Setiap orang yang melihatnya akan melihat bagaimana lemah lembut serta baik hatinya ia.
Ia berperan lebih sebagai ibu daripada sebagai ratu. Ratu suka mengunjungi serta menghibur mereka yang sakit.
Ia menolong orang-orang di penjara. Matilda tidak mau memanjakan dirinya oleh karena kedudukannya, melainkan ia berusaha untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan.
Raja Henry menyadari bahwa isterinya adalah seorang yang luar biasa.
Berulangkali dikatakan raja kepada isterinya bahwa ia menjadi orang yang lebih baik serta menjadi raja yang lebih baik oleh karena Matilda adalah isterinya.
Walaupun perkawinan mereka direncanakan oleh orangtua mereka, namun Henry dan Matilda saling mengasihi satu sama lain.
Matilda diberi kebebasan mempergunakan kekayaan kerajaan untuk karya belas kasihnya dan Henry tidak pernah mempertanyakannya.
Sebaliknya, raja menjadi lebih sadar akan kebutuhan rakyatnya.
• Orang Kudus Katolik 13 Maret Santo Roderikus
Raja sadar bahwa dengan kedudukannya, ia mempunyai kuasa untuk meringankan beban penderitaan rakyat.
Pasangan tersebut hidup berbahagia selama duapuluh tiga tahun.
Kemudian Raja Henry meninggal dunia secara tiba-tiba pada tahun 936.
Ratu merasa teramat sedih atas kepergian suaminya. Ia kemudian memutuskan untuk hidup bagi Tuhan saja.
Demikianlah ratu meminta imam untuk mempersembahkan Misa bagi keselamatan jiwa Raja Henry.
Lalu ratu memberikan seluruh perhiasan yang dikenakannya kepada imam.
Dengan berbuat demikian, ia hendak menunjukkan tekadnya untuk sejak saat itu meninggalkan segala urusan duniawi.
Setelah tahun-tahun dilewatinya dengan melakukan karya belas kasih dan silih dosa, St. Matilda wafat dengan tenang pada tahun 968. Ia dimakamkan disamping suaminya.
Ia mengabdikan dirinya dalam melayani Tuhan dengan cara hidup saleh.
Kesalehan dan sikap hidup yang baik mengantanya menjadi kudus.
Arti Nama
Berasal dari bahasa Jerman yang berarti : Perkasa dalam pertempuran
Variasi Nama
Matilda(English), Mahthildis, Mathilda (Ancient Germanic), Matylda (Czech), Mathilde (Danish), Machteld, Mathilde, Mechteld, Maud, Til (Dutch), Mahaut, Mathilde (French).
Mathilde, Mechthild, Mechtilde (German), Matild (Hungarian), Mafalda, Matilde (Italian), Mathilde (Norwegian), Matylda (Polish), Mafalda, Matilde (Portuguese), Matilde (Spanish), Mallt (Welsh).
Bentuk Pendek
Mattie, Tilda, Tillie, Tilly, Maudie (English), Tilda (Swedish), Tilda (Finnish).
• Orang Kudus Katolik 13 Maret Santo Leander
Sumber: katakombe.org
(*)
[Update informasi seputar Katolik]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orang-kudus-katolik-14-maret-santa-matilda.jpg)