Cara Merawat Philodendron Heartleaf agar Cantik dan Indah ! Libur Nih, Sudah Cek Philodendron Kamu ?

Tidak hanya mudah perawatannya, tanaman hias ini juga hadir dalam berbagai warna yang indah.................................

Editor: Jimmi Abraham
KOMPAS.COM/SHUTTERSTOCK/DIANAKROSHILOVA
Ilustrasi tanaman hias Philodendron Heartleaf. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Philodendron Heartleaf dapat dijadikan tanaman hias dalam ruangan atau tanaman hias indoor yang rimbun maupun sebagai tanaman merambat.

Tentunya, jika Anda mencari tanaman hias yang mudah dirawat dan tidak gampang mati, maka Philodendron Heartleaf atau Philodendron Sweetheart bisa menjadi pilihan.

Tidak hanya mudah perawatannya, tanaman hias ini juga hadir dalam berbagai warna yang indah.

Dikutip dari Apartment Therapy, Sabtu 2 Oktober 2021, berikut cara merawat Philodendron Heartleaf yang patut diketahui.

(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini )

Ilustrasi tanaman hias Philodendron Heartleaf.
Ilustrasi tanaman hias Philodendron Heartleaf. (SHUTTERSTOCK/CHENG WEI)
1. Pencahayaan

Philodendron tumbuh dengan baik dalam kondisi cahaya rendah, salah satu aspek terbaik dari keserbagunaannya.

Tanaman yang menerima cahaya sedang atau tidak langsung akan tumbuh lebih cepat dan menghasilkan lebih banyak daun.

Philodendron tidak boleh ditempatkan di bawah sinar matahari langsung.

Cara Merawat Tanaman Hias Daun Supaya Cantik dan Menarik

2. Menyiram tananan

Philodendron dapat ditanam di tanah atau hanya di air.

Tanaman yang hidup di tanah harus disiram ketika setengah dari tanah kering.

Seperti kebanyakan tanaman lainnya, daun kuning menunjukkan penyiraman yang berlebihan dan daun cokelat menunjukkan kekurangan air.

Anda dapat mengetahui kapan philodendron membutuhkan air karena daunnya akan tampak layu.

Saat disiram, tanaman akan memberi Anda penampilan yang ceria.

Philodendron juga berkembang dalam wadah hanya dengan media tanam air.

Pantau airnya dengan cermat karena philodendron mungkin menyerapnya lebih cepat dari yang Anda perkirakan.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa begitu tanaman terbiasa hidup di tanah atau air, maka tidak selalu berhasil dipindahkan ke media lain.

Tanaman Hias Gantung Outdoor yang Mudah Dirawat

3. Merawat philodendron di dalam pot

Philodendron dalam pot harus ditanam di tanah dengan drainase baik.

Tanaman ini harus ditanam kembali hanya ketika mereka menjadi terikat akar, kira-kira setiap dua hingga tiga tahun.

Heartleaf philodendron adalah tanaman hias daun yang dapat tumbuh subur dalam berbagai kondisi pencahayaan dan lebih suka cahaya tidak lansung.
Heartleaf philodendron adalah tanaman hias daun yang dapat tumbuh subur dalam berbagai kondisi pencahayaan dan lebih suka cahaya tidak lansung. (UNSPLASH/JEANYN SANTIANO)

Pot yang lebih kecil membantu mencegah penyiraman yang berlebihan. Pot harus berpori dan memiliki lubang drainase.

Jika Anda ingin menggunakan pot hias yang tidak memiliki ciri-ciri tersebut, cukup letakkan philodendron di pot terakota atau pot dekoratif.

Menggunakan kerikil di bagian bawah pot dekoratif akan membantu menjaga philodendron dari duduk di air.

Penjual Tanaman Hias di Kawasan Gor Pangsuma Kini Pindah ke Jalan Ampera Pontianak

4. Memberi pupuk

Philodendron adalah tanaman yang tumbuh cepat.

Awasi tanaman karena Anda hanya boleh memberikan pupuk saat tanaman itu aktif menghasilkan daun baru.

5. Memangkas philodendron

Philodendron dapat dinikmati sebagai tanaman gantung, tanaman merambat, atau tanaman meja.

Apa pun gaya yang Anda pilih, memangkas philodendron secara teratur akan membantu membuat tanaman tetap subur dan padat.

Pastikan potongannya halus dan tidak bergerigi, dan Anda bisa menggunakan gunting, gunting pemangkas, atau kuku jari.

3 Tanaman Hias yang Bermanfaat Menyerap Racun, Apa Saja?

6. Memperbanyak philodendron

Salah satu hal paling menyenangkan tentang philodendron adalah betapa mudahnya di perbanyak.

Cukup potong atau cubit cabang, pastikan setidaknya ada beberapa simpul.

Anda dapat menempatkan potongan langsung ke dalam air atau tanah dan itu akan mulai tumbuh.

7. Racun

Kelemahan utama philodendron adalah toksisitasnya.

Menelan bagian mana pun dari tanaman, baik oleh hewan peliharaan atau manusia, dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang parah termasuk rasa terbakar dan bengkak pada bibir, lidah, dan tenggorokan, muntah, serta diare.

Logo Halal Baru Berbentuk Gunungan Wayang Kulit Viral ! Label Halal Baru Kemenag Disebut Jawasentris

Selain itu, kontak dengan getah tanaman dapat menyebabkan iritasi kulit.

Seperti yang dinyatakan oleh ASPCA, philodendron beracun bagi anjing, kucing, dan kuda.

Tanda-tanda keracunan yang disebabkan oleh philodendron meliputi iritasi mulut, nyeri dan pembengkakan mulut, lidah dan bibir, air liur berlebihan, muntah, dan kesulitan menelan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Mudah Mati, Cara Merawat Tanaman Hias Philodendron Heartleaf"

(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved