Tersangka Kasus Tipikor Pembangunan MTs Ma'arif NU Kapuas Hulu Ditahan ke Rutan Putussibau

"Selain menahan tiga orang tersangka, kami juga sudah mengamankan barang bukti dokumen, dan barang bukti lainnya," ujarnya kepada wartawan, di Kejari

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Tiga orang tersangka saat akan ditahan ke Rutan Putussibau, dalam kasus Tipikor Pembangunan MTs Ma'arif NU Kapuas Hulu, Rabu 9 Maret 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Akhirnya tiga orang tersangka dugaan kasus tindakan pidana korupsi (Tipikor) pembangunan MTs Ma'arif NU Kapuas Hulu, ditahan ke Rutan Putussibau oleh Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, Rabu 9 Maret 2022.

Sebelumnya, tiga orang tersangka tersebut yaitu, DA, AB, dan IDP, hanya sebagai tahanan kota atau wajib lapor, pada saat ditangani oleh pihak Kepolisian.

Kasi Intel Kejari Kapuas Hulu, Adi Rahmanto menyatakan, tiga orang tersangka ini akan ditahan sementara di Rutan Putussibau selama 20 hari, dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pontianak.

"Selain menahan tiga orang tersangka, kami juga sudah mengamankan barang bukti dokumen, dan barang bukti lainnya," ujarnya kepada wartawan, di Kejari Kapuas Hulu.

Pemda Kapuas Hulu Sedang Proses Penyaluran DD ke Desa

Ketiga tersangka dijerat pasal pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 perubahan atas Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak pidana korupsi, dengan hukum maksimal 20 tahun, denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Anggaran pembangunan yang diduga dikorupsi adalah, bersumber dari APBD Kalbar, dengan total anggaran sebesar Rp 6 miliar. Kerugian negara setelah di audit sebesar Rp2,7 miliar pada Tahun Anggaran 2018. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved