Penanganan Covid

Naik Pesawat Tak Perlu Antigen atau PCR, Kapan Berlaku? Khusus yang Sudah Vaksin Dosis Kedua

Dengan demikian, aturan perjalanan transportasi saat ini masih merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid 19 Nomor 22 Tahun 2021.

Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARLEN SITINJAK
Siswi Kelas 4 SD Bruder Nusa Indah Pontianak menjalani vaksinasi dosis kedua di Kompleks SD Nusa Indah Pontianak, Sabtu 5 Maret 2022 pagi WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pelaku perjalanan domestik transportrasi darat, laut, dan udara yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua, tak perlu menunjukkan bukti tes antigen atau PCR.

Namun peraturan tersebut baru berlaku setelah lembaga terkait mengeluarkan Surat Edaran (SE).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan aturan tes antigen dan PCR untuk perjalanan transportasi masih tetap berlaku untuk saat ini.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, aturan masih belum disahkan oleh pemerintah karena baru menjadi keputusan rapat terbatas yang dilaksanakan pada, Senin 7 Maret 2022.

Sebab, keputusan penghapusan tes antigen dan PCR masih perlu dilakukan beberapa proses pengesahan sebelum diberlakukan.

Tes PCR dan Antigen Masih Jadi Syarat Penerbangan, Aturan Baru yang Disampaikan Luhut Tunggu SE

Aturan Baru Naik Pesawat, Tak Perlu Tes PCR dan Antigen Jika Sudah Vaksin Dua Kali

"Seperti yang telah disebutkan, hal tersebut akan dituangkan terlebih dulu dalam Surat Edaran (SE) Kementerian dan Lembaga terkait, sebelum diterapkan di lapangan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin 7 Maret 2022.

Dengan demikian, aturan perjalanan transportasi saat ini masih merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid 19 Nomor 22 Tahun 2021.

Pada surat edaran tersebut, tes antigen dan PCR masih diwajibkan sebagai syarat yang harus dipenuhi masyarakat jika ingin melakukan perjalanan transportasi kereta api, laut, dan pesawat.

"Hingga saat ini, terkait syarat perjalanan dalam negeri dan internasional, Kemenhub selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid 19. Adapun aturan yang berlaku sampai saat ini masih merujuk pada SE Satgas no 22 tahun 2021," jelasnya.

Pihaknya akan terus melakukan penyesuaian segera apabila Satgas Covid 19 melakukan revisi terhadap ketentuan yang ada dan akan segera mengumumkannya ke masyarakat.

Tunggu Surat Edaran

Seperti diketahui, Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, melakukan konferensi pers Evaluasi PPKM yang ditayangkan dalam YouTube Sekretariat Presiden, Senin 7 Maret 2022.

Luhut mengatakan, kebijakan tanpa antigen atau PCR tersebut diambil setelah melihat situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang terus mengalami perbaikan.

"Tren kasus harian nasional menurun sangat signifikan, begitu pun halnya dengan rawat inap rumah sakit juga menunjukkan penurunan dan tingkat kematian juga melandai," kata Luhut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved