Launching Operasional Rumah Betang Sintang, Yosepha: Masih ada yang Harus Diselesaikan

Yosepha menyebut sudah mempersiapkan launching sejak tiga bulan lalu. Mulai dari pembersihan area rumah betang, dekorasi, hingga pembersihan halaman.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Foto Prokopim
Bupati Sintang, Jarot Winarno menyaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah menggunting pita sebelum melaunching operasional rumah betang sintang, di Desa Jerora Satu, Sintang, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang, melaunching operasional Rumah Betang di Desa Jerora 1, Sintang, Kalimantan Barat. Rumah adat yang dibangun sejak tahun 2015 tersebut, kini sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan adat, budaya dan promosi wisata.

“Launching operasional rumah betang kabupaten sintang sudah sangat lama kami masyarakat adat dayak nantikan,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, Selasa 1 Maret 2022.

Sebagai penanggungjawab launching rumah betang, Yosepha menyebut sudah mempersiapkan launching sejak tiga bulan lalu. Mulai dari pembersihan area rumah betang, dekorasi, hingga pembersihan halaman.

“Halaman rumah betang, ya memang belum sempurna sesuai yang kita harapkan,” katanya.

Pertama di Indonesia! Sintang Punya Perbup Pengelolaan Hutan di Luar Kawasan Hutan oleh Masyarakat

Menurut Yosepha, meski bangunan utama sudah rampung dikerjakan, namun ada beberapa fasilitas pendukung lain yang masih belum selesai. Seperti penataan halaman, pagar dan fasilitas pendukung lainnya.

“Rumah betang ini dibangun sejak tahun 2015, namun kita lihat bersama belum sepenuhnya rumah betang ini selesai. Masih ada hutang-hutang yang harus kita selesaikan, yaitu penataan halaman pagar dan beberapa hal lainnya yang memang harus mendapatkan perhatian. Oleh sebab itu, kami tentunya berharap dan juga secara konsisten agar penyelesaian rumah betang ini segera diwujudkan tentunya menyesuaikan sesuai dengan kondisi keuangan pemerintah daerah,” ujar Yosepha.

Yosepha berharap, dengan telah dioperasionalkan rumah betang ini dapat dipergunakan untuk kegiatan adat, budaya dan dan promosi wisata.

“Mulai hari ini, rumah betang ini dapat digunakan. Diharapkan kita semua dapat menggunakan rumah betang ini baik kegiatan adat, budaya. Mengingat saat ini masih pandemi, tentunya semua kegiatan harus memenuhi prokes secara ketat. Tentunya kita semua sangat berbangga sudah memiliki rumah betang yang kita idamkan. Terima kasih kepada pemkab sintang yang telah mengakomodir secara konsisten pembangunan rumah betang ini,” tukasnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved