Pemuda Katolik Sekadau Akan Laksanakan Masa Penerimaan Anggota

Ketua Komcab Pemuda Katolik Sekadau, Abun Tono mengatakan rapat koordinasi tersebut dilaksanakan untuk mendapatkan masukan dan saran dari seluruh komi

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Pengurus Komcab Pemuda Katolik Sekadau dan Komac Pemuda Katolik se-Kabupaten Sekadau, di rumah Betang Youth Center Sekadau, Senin 28 Februari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Sekadau laksanakan rapat koordinasi bersama komisariat anak cabang (Komac) se-Kabupaten Sekadau, di rumah Betang Youth Center Sekadau.  Akan buka masa penerimaan anggota (Mapenta) dalam waktu dekat, Senin 28 Februari 2022.

Ketua Komcab Pemuda Katolik Sekadau, Abun Tono mengatakan rapat koordinasi tersebut dilaksanakan untuk mendapatkan masukan dan saran dari seluruh komisariat cabang yang ada di Kabupaten Sekadau. Tujuannya agar organisasi Pemuda Katolik dapat berjalan sebagaimana mestinya.

"karena organisasi kader maka sudah selayaknya kita akan melakukan Mapenta. Ada dua Komac yang siap melakukan Komac dalam waktu dekat yaitu Nanga Taman dan Belitang," kata Abun Tono.

Bupati Sekadau Aron Akan Dukung Rencana Pembangunan Rumah Adat Melayu

Ketua panitia kegiatan Fransiskus Aan menjelaskan. Rakor tersebut dilaksanakan guna menindaklanjuti hasil keputusan Muskomda beberapa waktu terakhir.

"Harapannya kawan-kawan antusias, artinya menyuarakan hal-hal yang dianggap penting," ujar Aan.

Sementara itu, Penasehat awam Pemuda Katolik, Paulus Subarno mengatakan berbagai kegiatan bisa dilaksanakan sesuai rencana masing-masing Komcab sehingga berguna bagi negara dan gereja.

Terkait minimnya anggaran organisasi, Paulus Subarno yakin Pemuda Katolik Sekadau dapat mengatasi hal tersebut. Terlebih karena organisasi Pemuda Katolik merupakan organisasi kader sehingga harus mampu mandiri tanpa bergantung pada pihak manapun.

"Jadi kita tidak memikirkan bantuan dari mana-mana tetapi harus mandiri dan bisa melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan kemampuan. Jadi jangan tergantung dari Pemerintah Daerah ataupun bantuan lainnya. Saya yakin mereka mampu bergerak dengan sendirinya," ungkapnya.

Diketahui, organisasi Pemuda Katolik Sekadau sejak tahun 2021-2022 tidak mendapatkan pembinaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, baik dalam bentuk materi maupun moril. Hal itu tentunya berdampak pada anggaran pengembangan organisasi.  Kondisi tersebut nyatanya juga dialami sejumlah organisasi kepemudaan lainnya di Kabupaten Sekadau, Kalbar. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Sekadau]

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved