Ketua Kadin Kalbar Joni Isnaini Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Kapolda : Dia Masih Kabur

sudah tersangka tetapi belum tertangkap, karena dia masih kabur, dan selanjutnya akan dilaksanakan upaya paksa

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Ketua Kamar Dagang Industri Provinsi Kalimantan Barat, Joni Isnaini sudah tetapkan sebagai tersangka oleh Polda Kalbar atas dugaan kasus korupsi.

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Suryanbodo Asmoro menegaskan karena kabur, maka pihaknya dari Kepolisian akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan upaya penjemputan paksa.

"sudah tersangka tetapi belum tertangkap, karena dia masih kabur, dan selanjutnya akan dilaksanakan upaya paksa karena untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,'' tegas Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, ditemui Tribun disela - sela kegiatan Vaksinasi Masal di Pontianak,Rabu 23 Februari 2022,

Selanjutnya, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menambahkan bahwa Polda Kalbar sudah mengirimkan kepada Joni Isnaini 2 kali surat pemanggilan sebagai tersangka, namun tidak ditanggapi, oleh sebab itu pihaknya akan mengirimkan surat pemanggilan ketiga dengan surat perintah membawa.

Joni Isnaini Ketua Kadin Kalbar Tersangka Dugaan Korupsi, Kapolda Kalbar Akan Lakukan Upaya Paksa

Kombes Pol Jansen menyampaikan bahwa penyidik dari Ditreskrimsus Polda Kalbar sudah memiliki cukup bukti terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Joni Isnaini.

''LP ini kan cukup lama, dari tahun 2020 dari hasil pemeriksaan audit dan sebagainya sudah lengkap, oleh sebab itu dari penyidik sudah melakukan gelar perkara penentuan tersangka, dan sudah layak dijadikan tersangka,''ujarnya.

Kepada para pihak yang terlibat kasus ini ia pun menghimbau untuk bersikap kooperaatif, bilamana merasa tidak bersalah ia mempersilahkan untuk membawa berbagai bukti dan diserahkan kepada Kepolisian.

"kalau sampai dengan surat perintah membawa dia datang, bahasanya kan jadi tidak enak, dan bagi hakim menjadi pertimbangan juga bahwa dia tidak kooperatif, kalau memang dia punya bukti - bukti bahwa dia tidak melakukan, bawa ke penyidik, karena saat inikan penyidik sedang proses pembuktian,''jelasnya.

Selain Joni Isnaini, dikatakan oleh Kabid Humas masih terdapat sejumlah lain tersangka.

''intinya bagi saksi - saksi yang dimintai keterangan dalam proses penyidikan ini tolong kerja sama yang baik, bila memang merasa tidak bersalah hadirkan bukti - bukti, tidak usah melakukan gerakan tambahan yang nanti malah memperkeruh suasana,''tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved