Edi Kamtono Sayangkan Masih Banyak Kerumunan, Kadiskes Sidiq Sebut Klaster Covid di Pontianak Meluas

Jadi, klaster sekarang sudah lebih luas lagi, sehingga sekarang kita sudah sangat sulit menetapkan, dari klaster mana

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Jumasani
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono beserta Forkopimda Kota Pontianak memantau giat pencegahan kerumunan menjelang pergantian tahun di sekitaran Jalan Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu. Petugas lapangan terpaksa menutup satu arah Jalan Gajahmada guna mencegah kerumunan masyarakat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pontianak, Sidiq Handanu, meminta semua elemen masyarakat menekan penyebaran Virus Covid-19 yang sudah cukup meluas.

Sidiq Handanu meminta, agar masyarakat mengurangi interaksi-interaksi di ruang tertutup sebagai upaya menutup celah penyebaran, terutama varian baru omicron.

“Yang paling penting, untuk omicron ini dengan mengurangi interaksi, terutama di ruangan tertutup,” ungkapnya usai menghadiri Vaksinasi Lanjutan Serentak se-Indonesia, di Pontianak Convention Center (PCC), Jl Sultan Abdurrahman, Jumat 18 Februari 2022.

Acara di PCC ini dibuka langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual. Acara di PCC turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar Ria Norsan dan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
Lebih lanjut, Kadiskes Sidig menilai, penyebaran virus sudah cukup luas saat ini.

Karena itu, ia menilai sudah sulit untuk memberi kategori klaster Covid-19. Ia menilai, penyebaran Covid-19 sangat dipengaruhi interaksi antarorang.

“Sekarang klaster sudah bercampur. Kalau awal-awal kemarin kan dari pelaku perjalanan, kemudian keluarga, dan sekarang sudah masuk ke perkantoran-perkantoran,” jelasnya.

122 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Mukhtar Ingatkan Seluruh Lapisan Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

“Jadi, klaster sekarang sudah lebih luas lagi, sehingga sekarang kita sudah sangat sulit menetapkan, dari klaster mana. Karena, transmisi virus inikan sangat erat dari hubungan interaksi antarmanusia,” imbuhnya.

Sidig Handanu memastikan Pemkot Pontianak terus berupaya mengendalikan kasus Covid 19. Upaya itu dilakukan dengan mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru.

“Upaya kita tetap berpedoman pada Intruski Menteri Dalam Negeri yang terbaru, kalau kita sudah masuk PPKM Level 3. Kemudian ditindaklanjuti lewat Surat Edaran (SE) dari Wali Kota tentang Penerapan PPKM tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sidiq menambahkan, ada tiga poin penting dalam menekan kasus Covid-19. Ketiganya, yakni mengurangi interaksi, kepadatan, dan taat protokol kesehatan (Prokes).

“Intinya, hampir sama dengan yang sudah kita lakukan, tetap tiga hal itu yang penting. Mengurangi interaksi, kepadatan, dan tetap terus menggunakan masker, itu saja,” ucapnya.

Selain itu, Sidiq Handanu juga memastikan upaya vaksinasi terus berjalan. Ia menargetkan, 500 dosis vaksin dalam kegiatan vaksinasi lanjutan serentak Se-Indonesia yang diselenggarakan, di gedung PCC, Jumat.

Omicron Terdeteksi di Pontianak, Wako Kerahkan Tim Cegah Kerumunan & Tempat Usaha Tutup Pukul 21.00

“Kita targetkan 500 (dosis), baik vaksin 1, 2, dan 3. Kita akan tetap melaksanakan vaksinasi ini di semua titik pelayanan kesehatan yang ada di Kota Pontianak,” jelasnya.

“Terutama di Puskesmas, dan kita masih tetap melakukan, kegiatan-kegiatan lapangan, di RT/RW, kita masih melaksanakan,” imbuhnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved