4 Tips Ringankan Demam Akibat Gejala Omicron Tanpa Obat
Bagi yang merasa mengalami segera periksakan diri jika memang teridentifikasi positif lakuan isolasi mandiri.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejumlah daerah di Indonesia terpaksa harus diberlakukan kebijakan PPKM level 1, 2, 3 untuk mengantisipasi terus merebaknya virus corona varian omicron.
Hingga saat ini penambahan kasus omicron terus terjadi bahkan sudah mulai mengkhawatirkan sehingga diberilakukan PPKM.
Penyebaran yang begitu cepat dan mudah membuat omicron cepat sekali menyebar, sehingga harus dilakukan upaya pembatasan kegiatan masyarakat.
Penentuan level PPKM ditentukan dengan jumlah kasus yang terjadi.
Terdapat sekitar 41 daerah yang sudah diberlakukan PPKM di Indonesia mulai tanggal 15-21 Februari 2022, kondisi tersebut akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kasus.
Omicron merupakan varian baru dari Virus Corona dengan gejala umum di Indonesia, demam, batuk, pilek seperti flu biasa.
Bagi yang merasa mengalami segera periksakan diri jika memang teridentifikasi positif lakuan isolasi mandiri.
• Terdeteksi Kasus Omicron di Kalbar, Sutarmidji Minta Daerah Terus Gencar Lakukan Vaksinasi dan 3T
Berdasarkan jurnal dari Harvard Health Publishing, Rabu 16 Februari 2022 merilis tips untuk meringankan gejala omicron secara mandiri.
- Pastikan ketika sedang demam untuk tidak melakukan banyak aktivitas dan dianjurkan beristirahat yang cukup. Sebab jika melakukan aktivitas tinggi akan membuat suhu tubuh semakin tinggi.
- Konsumsi banyak cairan agar terhindar dari Dehidrasi upayakan minum yang cukup sesuai bobot tubuh dan agar bisa menurunkan suhu tubuh yang demam.
- Konsumsi Makanan Bergizi Penuh Serat sehingga mudah dicerna oleh tubuh serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Semakin sehat asupan gizi yang didapatkan, semakin cepat meredakan demam.
- Selama demam upayakan untuk memakaian pakaian yang longgar dan tidak tebal. Tujuannya agar panas dalam tubuh mudah keluar. Hindari penggunaan pakai tebal dengan tujuan agar berkeringat.
(*)