Pontianak PPKM Level 3, Wako Kerahkan Satgas Covid-19 Hingga Tingkat Kelurahan

Satgas Covid-19 Kota Pontianak juga mengambil langkah antisipasi terjadinya puncak pandemi supaya tidak mencapai keparahan

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai awak media usai rakor Satgas Covid-19. 

TRIBUNPOPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satgas covid-19 Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak Kalimantan Barat, Rabu 16 Februari 2022.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi perkembangan Covid-19 di Kota Pontianak yang terus meningkat.

Peningkatan tersebut ditunjukkan mulai dari sisi jumlah yang terkonfirmasi positif maupun kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit.

Edi menyebut, bahwa data jumlah kasus harian covid-19 di Pontianak sudah berada di atas 140 kasus konfirmasi positif Covid-19.

Lantamal XII Pontianak Gencar Vaksinasi Maritim

Bahkan kata Edi, akibat lonjakan kasus Covid-19 ini, sehingga Kota Pontianak ditetapkan PPKM level tiga.

Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk menekan agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali.

"Untuk itu, kita akan memperkuat pemetaan dengan cepat dan detail untuk menggerakkan seluruh Tim Satgas Covid-19 hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah ini dilakukan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 11 Tahun 2022 yang telah diterbitkan, termasuk Instruksi Gubernur Kalbar," kata Edi Rusdi Kamtono yang juga selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Pontianak.

Selain itu, Satgas Covid-19 Kota Pontianak juga mengambil langkah antisipasi terjadinya puncak pandemi supaya tidak mencapai keparahan seperti pada Juni-Juli 2021 lalu saat dihantam varian Delta.

"Kita akan terus melakukan penegakan protokol kesehatan, tracing serta melihat perkembangan situasi di lapangan. Jika ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, bagaimana upaya isolasi mandiri, kemudian jika CT-nya rendah, maka kita minta untuk melakukan isolasi terpadu di rumah karantina Rusunawa Nipah Kuning agar bisa lebih mudah dipantau," ungkapnya.

Selain itu, upaya yang dilakukan ialah akan memperkuat tracing, dan terus menggencarkan vaksinasi, terutama vaksinasi untuk anak-anak dan lansia. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved