BMKG Imbau Masyarakat di Wilayah Rawan Bencana di Sintang Waspadai Cuaca Ekstrem
Dijelaskan Supriandi, perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai petir dan angin ken
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Stasiun Meteorologi Susilo Sintang, Supriandi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi hujan di Kabupaten Sintang dan Sekadau pada tanggal 14-15 Februari 2022, yang diperkirakan terjadi hujan lebat disertai petir.
"Nohon ditingkatkan kewaspadaan terkait potensi hujan di Kabupaten Sintang dan Sekadau tanggal 14 dan 15 Februari 2022 yang dapat menimbulkan terjadi genangan/banjir di daerah DAS, dataran rendah serta daerah rawan longsor," imbau Supriandi, Minggu 13 Februari 2022.
Dijelaskan Supriandi, perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sebagian wilayah Kalbar tanggal 14, 15, 17 & 19 Februari 2022.
"Untuk wilayah yang berpotensi terjadi hujan intensitas sedang – lebat tersebut, perlu adanya peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi terjadi bencana banjir, genangan, tanah longsor, dan sebagainya di sebagian wilayah Kalbar, khususnya pada wilayah yang rawan terjadi bencana tersebut," jelas Supriandi.
• Banjir Rendam Desa Kuala Tiga Tempunak, BMKG Ingatkan Warga Waspada Batingsor
Meningkatnya curah hujan pada bulan Februari 2022 menyebabkan sejumlah daerah kebanjiran, tak terkecuali di Kabupaten Sintang, seperti yang terjadi di Kecamatan Tempunak dan Sepauk, beberapa waktu lalu.
Saat ini, kondisi banjir berangsur surut. Dinsos juga sudah menyalurkan paket bantuan untuk warga terdampak banjir di Desa Telaga Tiga, Tempunak.
Plt Camat Tempunak, Maryono mengimbau masyarakat Kecamatan Tempunak, mewaspadai potensi terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor dampak peningkatan curah hujan beberapa hari terakhir di Kabupaten Sintang.
Menurutnya, anak-anak dan lansia harus diperhatikan oleh keluarga.
"Imbauan kepada masyarakat, potensi banjir yang akan timbul di kemudian hari agar selalu waspada. Perhatikan anak-anak terutama, sangat rentan menjadi korban, perhatikan keselamatan dan harta benda," imbau Maryono. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bmkg-mengimbau-masyarakat-untuk-mws12.jpg)