Kepala Satpol PP Sambas Sebut Luas Area PETI Capai 10 Hektar di Des Sebatok

Menanggapi hal tersebut Urai Heriansyah meminta masyarakat melaporkan ketika melihat praktek PETI di Kabupaten Sambas.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Uray Rudi
Kepala Satpol PP Kabupaten Sambas H. Urai Heriansyah, Jumat 11 Februari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Menurut keterangan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Sambas, H. Urai Heriansyah, mengungkapkan diperkirakan 10 hektar luas lahan Praktek Kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sebatok, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas.

"Menindaklanjuti dari laporan masyarakat, maka hari ini kita turun ke lokasi PETI di Desa Sebatok, Kecamatan Sebawi, luas lahan ini diperkirakan 10 hektar yang dikerjakan dengan alat berat,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Tribun Pontianak, Sabtu 12 Februari 2022.

Urai Heriansyah mengatakan pihaknya melihat kondisi yang memprihatinkan. Telah terjadi kerusakan lingkungan tanah, maupun sungai yang airnya tercemar di lokasi PETI Desa Sebatok.

Menanggapi hal tersebut Urai Heriansyah meminta masyarakat melaporkan ketika melihat praktek PETI di Kabupaten Sambas.

Penertiban PETI Diduga Bocor, Aparat Temukan Alat Berat di Kawasan Tambang Desa Sebatok Sambas

"Kami berharap kerja sama dari masyarakat, apabila melihat kegiatan PETI, bisa melaporkannya kepada penegak hukum, agar tidak terjadi kerusakan lingkungan,” jelasnya

Urai Heriyansyah mengatakan supaya tidak merugikan lingkungan dia meminta supaya aktivitas PETI segera dihentikan agar sungai di Kabupaten Sambas tidak tercemar.

"Kita mengharapkan kerja sama dari seluruh masyarakat, agar PETI ini dihentikan, karena benar- benar merugikan lingkungan, terutama sungai yang telah tercemari,” tegasnya

Dalam penertiban PETI tersebut diikuti, Forkopincam, Dinas Perkim LH, TNI, Polri. Sayangnya, tindakan penertiban kali ini bocor.

Aparat tidak menemukan para pekerja, namun di lokasi PETI aparat menemukan alat berat dan mesin di lubang galian tambang yang dipergunakan pekerja. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved