Sempat Buron, Tiga Pelaku Curanmor di Kendawangan Diamankan Polisi

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana melalui Kapolsek Kendawangan Iptu Indrawan Wira Saputra mengatakan ketiga pelaku diamankan setelah jajaran Polsek

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Humas Polres Ketapang
Tiga pelaku Curanmor di Kendawangan Saat Diamankan oleh pihak kepolisian dari Polres Ketapang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Tiga pelaku Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) berinisial IV (21), SI (16) dan TR (22) yang buron sejak 18 januari 2022 lalu, berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Kendawangan, Kamis 3 Februari 2022.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana melalui Kapolsek Kendawangan Iptu Indrawan Wira Saputra mengatakan ketiga pelaku diamankan setelah jajaran Polsek Kendawangan menerima laporan dari korban.

“Kronologinya, pada hari Selasa 18 januari 2022 lalu, korban atau pelapor bangun tidur pada subuh hari untuk melakukan salat subuh dan menemukan pintu belakang rumahnya sudah terbuka," kata Indrawan, Minggu 6 Februari 2022.

Skuter dan Motor Listrik, Dukung Usaha Pelaku UMKM di Kota Ketapang

Setelah melihat pintu belakang rumahnya terbuka, pelapor lalu mengecek keadaan rumah dan menemukan sepeda motor Honda Sonic Nomor KB 6876 ZW yang disimpan di dalam rumah sudah hilang.

Selain sebuah sepeda motor, beberapa barang lainnya seperti satu lembar STNK dan satu lembar BPKB sepeda motor, satu buah celengan botol serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu juga raib digondol oleh para pelaku.

Kejadian ini pun langsung dilaporkan korban ke Polsek Kendawangan.

Setelah mendapat laporan, Kapolsek Kendawangan bersama anggota melakukan penyelidikan atas kasus ini dan pada hari Kamis 3 februari 2022, ketiga pelaku berhasil diamankan di sebuah rumah di Dusun Sungai Gantang, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan.

“Dari tiga pelaku, dua orang sudah kita lakukan penahanan, sedangkan satu pelaku yaitu berinisial SI yang masih berusia 16 tahun masuk dalam kategori ABH atau anak bermasalah dengan hukum yang kepadanya kita lakukan upaya diversi," ujar Indrawan.

Kepada para pelaku, lanjut Indrawan, akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana Jo pasal 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Ketapang]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved