Hari Kanker Sedunia 2022, Cek Fakta Seputar Penyakit Kanker
Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker dan mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Setiap 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia.
Peringatan ini pertama kali diinisiasi oleh Union for International Cancer Control (UICC).
Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker dan mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker.
Dikutip dari Kementerian Kesehatan, terdapat 10 juta orang meninggal akibat kanker setiap
tahun.
Kemudian 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia.
• Khasiat Buah Mahoni Untuk Obat Berbagai Penyakit ! Kanker Diabetes hingga Hipertensi, Cara Minumnya?
Sementara 3.7 juta nyawa dapat diselamatkan dengan strategi pencegahan, deteksi dini, tata laksana yang tepat waktu dan berkualitas.
Pada 2020 di Indonesia terdapat 396,914 kasus baru kanker dengan 234,511 kematian akibat kanker.
Kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara (65,858 kasus) dan kanker leher rahim (36,633 kasus).
Kanker tertinggi pada laki-laki adalah kanker paru (34,783 kasus) dan kanker kolorektal (34,189 kasus).
Kanker merupakan penyakit katastropik dengan pembiayaan kedua tertinggi setelah penyakit jantung (3.5 T).
Apa itu Kanker?
Penyakit kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita.
Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvasi serta merusak fungsi jaringan tersebut.
Penyebaran (metastasis) sel kanker dapat melalui pembuluh darah maupun pembuluh getah bening.
Sel penyakit kanker dapat berasal dari semua unsur yang membentuk suatu organ, dalam perjalanan selanjutnya tumbuh dan menggandakan diri sehingga membentuk massa tumor.
Tanda atau gejala apa saja yang perlu diketahui?
Kanker bisa dibagi menjadi beberapa jenis dan bisa dikenali gejalanya, yaitu:
Kanker Payudara
Ganasnya sel-sel pada jaringan payudara biasanya dibarengi dengan munculnya benjolan berisi dan berjalan pada jaringan kulit payudara.
Tekstur kulit payudara terasa berbeda yaitu mengeras seperti kulit jeruk.
Perhatikan juga jika terdapat luka pada bagian payudara yang tidak sembuh.
Dari puting, terdapat cairan yang keluar. Kulit payudara pun ada cekungan dan tarikan.
Kanker Leher Rahim. Kanker leher rahim ini tumbuh pada jaringan leher rahim.
Gejala yang timbul biasanya pada wanita dewasa menikah atau pada wanita yang sudah berhubungan seksual atau secara aktif melakukan kegiatan seksual.
Gejala yang timbul meliputi Haid tidak teratur, nyeri panggul serta nyeri saat berhubungan seksual.
Selain itu, keluar cairan dari vagina berupa keputihan ataupun kekuningan.
Gejala paling parah terjadi ketika ada pendarahan bukan saat haid.
• Twibbon Hari Kanker Sedunia 2022 dan Kata kata Hari Kanker Sedunia
Kanker Paru
Di tahap awal, kanker paru tidak menunjukkan gejala apa pun.
Gejala baru akan muncul saat perkembangan kanker paru sudah mencapai tahap tertentu.
Berikut adalah beberapa gejala awal yang muncul:
Batuk yang terus menerus dan bertambah parah sampai akhirnya mengalami darah.
Sesak napas dan rasa sakit (nyeri) pada dada.
Tubuh selalu terasa lelah tanpa alasan yang jelas.
Bagian muka atau leher mengalami pembengkakan.
Kepala terasa sakit.
Rasa sakit pada tulang (bisa pada tulang bagian bahu, lengan, atau tangan).
Mengalami penurunan berat badan.
Tidak selera makan.
Suara menjadi serak.
Sulit menelan atau merasa sakit pada tenggorokan saat menelan sesuatu.
Bentuk jari mengalami perubahan, yaitu ujung jari menjadi cembung.
Kanker Korektal
Beberapa gejala sudah mulai terlihat pada penderita Kanker Korektal tanpa menunggu waktu yang lama.
Biasanya, akan menderita sakit diare atau kram dan nyeri punggung.
Faktor yang mempengaruhi
Ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk terkena kanker, yaitu:
Faktor Genetik
Beberapa keluarga dengan genetik yang sama punya kecenderungan untuk mempunyai risiko lebih tinggi terkena kanker.
Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan yang dikelilingi oleh asap rokok bisa memicu munculnya kanker paru-paru.
Selain itu, paparan sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar rontgen bisa juga memicu seseorang mempunyai potensi untuk terserang kanker.
Terserang Virus
Ada beberapa virus yang bisa memicu kanker untuk tumbuh dan berkembang, yaitu: virus Papilloma, virus Sitomegalo, virus Hepatitis B, Virus Eostein, dan virus HIV.
Faktor Makanan yang Mengandung Bahan Kimia
Kanker pada saluran pencernaan bisa disebabkan oleh masuknya bahan kimia ke dalam sistem pencernaan.
Perilaku yang Tidak Sehat
Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, pemilihan makanan yang mengandung minim nutrisi, serta makanan yang mengandung banyak pengawet dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
Minuman beralkohol juga bisa mengandung berbagai bahan kimia yang menambah kemungkinan berkembangnya kanker di dalam tubuh.
• Orang Kudus Katolik 5 Februari Santa Agatha Pelindung Para Wanita Penderita Kanker Payudara
Pengobatan Kanker
Ada beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobati kanker, antara lain: Operasi, Kemoterapi, Radioterapi, Imunoterapi, Terapi hormone, Terapi target.
Dikutip dari Kementerian Kesehatan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker, yaitu:
Menjaga berat badan sehat (ideal)
Selalu aktif, mau jalan dengan teman atau mendaftar kelas yoga, tetapkan tujuan kebugaran Anda
Jangan lewatkan pemeriksaan berkala Anda dengan Dokter
Kurangi konsumsi sodium/garam
Beralihlah ke gandum
Beralihlah ke nasi merah daripada nasi putih
Pilih air mineral jika kehausan. Kurangi konsumsi minuman manis seperti es the manis.
Hindari makanan yang diasap atau dibakar.
Sumber: PROMKES dan DINKES KALBAR
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hari-kanker-sedunia-2022-cek-fakta-seputar-penyakit-kanker.jpg)