Sakit Pinggang Menyerang ! Bedakan Dulu Apa Karena Saraf Kejepit atau Ginjal Berikut Cara Mengatasi

Memiliki titik sakit yang hampir sama, sehingga perlu pengetahuan khusus untuk bisa membedakannya.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Youtube Tribunpontianak
Sakit pinggang akibat saraf kejepit atau ginjal 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Alami sakit pinggang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Meski sakit pinggang kerap dialami sejumlah orang terutama yang bekerja kantoran atau duduk di depan komputer atau bahkan bagi pelaku angkat beban.

Sebab sakit pinggang ada beberapa jenis yang susah dibedakan dengan sakit pinggang akibat gangguan ginjal.

Memiliki titik sakit yang hampir sama, sehingga perlu pengetahuan khusus untuk bisa membedakannya.

Setelah mengetahui penyebabnya baru bisa dilakukan pengobatan dengan tepat.

Untuk membedakannya perlu mengetahui ciri-cirinya secara mendetail dari banyak hal.

Sebab jika sakit pinggang biasa maka penanganannya bisa diatasi dengan olahraga rutin saja dan peregangan.

Berbeda dengan sakit pinggang akibat ginjal yang memerlukan penanganan khusus.

Beda Sakit Pinggang Biasa dengan Sakit Pinggang Akibat Ginjal ! Tak Perlu Cek ke Dokter

Perbedaan Sakit Pinggan Biasa dan Akibat Ginjal

Perbedaan mendasar menurut ahli perbedaan sakit pinggang biasa dengan sakit pinggang akibat ginjal bisa dibedakan dari rasa sakitnya.

Sakit yang dirasakan pada sakit pinggang akibat ginjal akan terus menerus terasa meski dalam posisi apapun.

Sedangkan sakit pinggang biasa akan reda jika dalam posisi tiduran atau posisi lain yang lebih nyaman.

Ciri-ciri sakit pinggang akibat ganggun ginjal sebagai berikut

- Lokasi Nyeri ginjal terjadi di bawah tulang rusuk di kedua sisi tulang belakang seseorang.

- Bisa terasa seolah-olah rasa sakit datang dari dalam tubuh dan apakah dirasakan kedua ginjal atau hanya satu tergantung dari sakitnya.

- Nyeri ginjal dapat menyebar ke area lain dari tubuh, seperti sisi, perut, paha.

- Bisa disertai dengan kondisi urine keruh atau berdarah

- Buang air kecil yang menyakitkan

Cara mengatasi sakit pinggang akibat ginjal secara alami

1. Minum setidaknya 8 gelas air sehari untuk mengoptimalkan fungsi utama ginjal membuang racun di dalam tubuh.

2. Batasi asupan protein hewani serta garam. Sebab makanan asin dapat mengganggu keseimbangan mineral di dalam tubuh, sehingga membuat kerja ginjal semakin berat sehingga mengganggu fungsi normal.

3. Basuh area kelamin dari arah depan ke belakang untuk mencegah bakteri usus besar memasuki saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

4. Rutin olahraga yang tepat, setiap beberapa menit untuk meregangkan otot-otot yang kencang.

5. Berhenti merokok karena hal ini dapat merusak pembuluh darah sehingga menurunkan aliran darah di ginjal.

Ciri-ciri sakit pinggang akibat saraf kejepit

- Lokasi sakit pinggang bisa terjadi di bagian pinggang mana saja. Namun, kebanyakan orang mengalami rasa sakit di pinggang bagian bawah.

- Jenis rasa sakit ini datang tiba-tiba.

- Rasa sakit atau kaku di sepanjang tulang belakang.

- Rasa sakit yang tajam dan menusuk di leher.

- Merasa sulit untuk berdiri tegak karena nyeri atau kejang otot.

- Kesulitan berjalan mati rasa atau kesemutan di pinggang yang menyebar ke anggota badan lain

Cara mengatasi sakit pinggang biasa secara alami

1. Rajin olahraga bisa mencegah dan mengurangi sakit pinggang. Cukup lakukan  olahraga secara rutin minimal 20 menit setiap hari, maka dapat membantu meningkatkan kesehatan.

2. Mengurangi angkat beban bisa mengalami low back pain yaitu kebiasaan angkat beban melebihi kemampuan. Untuk angkat beban caranya posisikan tubuh dengan jongkok terlebih dahulu bukan membungkuk. 

3. Jaga berat badan ideal dapat mencegah tekanan berlebih pada tulang belakang serta coba mengonsumsi makanan yang seimbang dengan porsi yang secukupnya.

4. Asupan kalsium dan vitamin sangat penting terutama makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D bisa membuat tulang kuat dan mencegah osteoporosis. Seperti telur, almond, yoghurt, susu, dan brokoli.

5. Kompres pinggang bisa mengurangi peradangan pada sakit pinggang secara efektif. Kombinasikan kompresan dingin dan panas secara bergantian, terutama saat mengalami gejala awal pada minggu pertama.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved