Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 3 Februari Santo Blasius dan Santo Simeon
St. Blasius hidup pada abad keempat. Sebagian mengatakan bahwa ia berasal dari sebuah keluarga kaya dan menerima pendidikan Kristiani.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan Orang Kudus Katolik 3 Februari 2022.
Orang Kudus Katolik pada 3 Februari merayakan Santo Blasius dan Santo Simeon.
Mereka mengabdikan dirinya dalam melayani Tuhan dengan cara hidup saleh.
Kesalehan dan sikap hidup yang baik mengantar mereka menjadi kudus.
• Orang Kudus Katolik 2 Februari Santo Jean-Théophane Vénard, MEP
St. Blasius hidup pada abad keempat. Sebagian mengatakan bahwa ia berasal dari sebuah keluarga kaya dan menerima pendidikan Kristiani.
Semasa remaja, Blasius memikirkan tentang segala permasalahan serta penderitaan yang terjadi pada masa itu.
Ia mulai menyadari bahwa hanya sukacita rohani saja yang dapat membuat seseorang merasakan kebahagiaan sejati.
Blasius menjadi imam dan kemudian diangkat menjadi Uskup Sebaste di Armenia.
Dengan segenap hati, Blasius bekerja keras untuk menghantar umatnya menjadi kudus dan bahagia.
Ia berdoa dan berkhotbah; ia berusaha menolong semua orang.
Ketika Gubernur Licinius mulai menganiaya umat Kristiani, St. Blasius ditangkap.
Ia dibawa untuk dijebloskan ke dalam penjara dan dihukum penggal.
Dalam perjalanan, umat berkumpul di sepanjang jalan untuk melihat uskup mereka yang terkasih untuk terakhir kalinya.
Blasius memberkati mereka semuanya, bahkan juga orang-orang kafir.
Seorang ibu yang malang bergegas datang kepadanya.
Ia memohon Blasius agar menyelamatkan anaknya yang hampir tewas tercekik duri ikan yang tertelan di tenggorokannya.
Orang kudus itu membisikkan doa dan memberkati sang anak.
Mukjizat terjadi, sehingga nyawa anak itu dapat diselamatkan.
Oleh karena itulah St. Blasius dimohon bantuan doanya oleh semua orang yang menderita penyakit tenggorokan.
Dalam penjara, uskup yang kudus ini mempertobatkan banyak orang kafir.
Tidak ada siksaan yang dapat membuatnya mengingkari imannya kepada Yesus.
St. Blasius dihukum penggal kepalanya pada tahun 316.
Sekarang ia ada bersama Yesus untuk selama-lamanya.
Variasi Nama
Blazhe (Bulgarian), Blaž, Vlaho (Croatian), Blažej (Czech), Blaze (English), Blaise (French).
Brais (Galician), Vlasis, Vlassis (Greek), Balázs (Hungarian), Biagio, Biaggio, Biagino (Italian).
Blazhe (Macedonian), Błażej (Polish), Brás (Portuguese), Vlasi (Russian), Blaž (Slovene), Blas (Spanish).
2. Santo Simeon
Simeon yang kudus hidup pada abad pertama.
Dalam Injil Lukas dikisahkan bahwa Yosef dan Maria membawa Bayi Yesus ke Bait Allah di Yerusalem.
Di sanalah mereka bertemu dengan Simeon.
Orang kudus tersebut telah lama menunggu dengan sabar jawab atas permohonannya kepada Tuhan: ia ingin tetap hidup hingga melihat Sang Mesias, Juru Selamat dunia.
Tetapi, ia tidak tahu seperti apakah Sang Mesias itu, atau bilakah dan apakah doanya akan dikabulkan.
Pasangan muda dari Nazaret itu menghampirinya bersama dengan bayi mereka.
Simeon memandang mata Sang Bayi dan merasakan suatu gejolak sukacita memenuhi hatinya.
Matanya bersinar-sinar. Ia menggendong Yesus dalam pelukannya sambil berdoa.
“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa.”
Maria dan Yosef saling berpandang-pandangan. Mereka berdua amat takjub.
Kemudian nabi tua itu berpaling kepada Maria. Sinar matanya menjadi sedih sementara ia berkata dengan lembut, “Dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri.”
Maria tidak mengerti apa yang dimaksudkannya, dan ia berdoa kepada Tuhan untuk memohon kekuatan.
Simeon yang kudus telah dikabulkan doanya oleh Tuhan.
Ia tetap dalam keadaan penuh syukur dan sukacita sementara pasangan muda serta Bayi mereka meninggalkannya.
Arti Nama
Berasal dari nama Ibrani שִ מְעוֹן (Shim'on) yang berarti "IA telah mendengar" atau "didengarkan Tuhan"
Variasi Nama
Simen (Norwegian), Siemen (Dutch), Simoni (Georgian), Symeon (Biblical Greek), Ximun (Basque).
Shimon (Biblical Hebrew), Simeon (Bulgarian), Šimun, Šime, Šimo (Croatian), Šimon (Czech).
Simo (Finnish), Siemen (Frisian), Shimon (Hebrew), Simone (Italian), Simonas (Lithuanian).
Ximeno (Medieval Spanish), Szymon (Polish), Simão (Portuguese), Semen, Semyon (Russian).
Simeon, Simo (Serbian), Šimon (Slovak), Simón, Jimeno (Spanish), Semen, Symon (Ukrainian), Shimmel (Yiddish).
Bentuk Pendek
Siem (Dutch), Sime (Macedonian).
Bentuk Feminim
Simone, Cymone, Simonette (English), Simone (French), Simona (Slovene), Simona (Romanian), Simona (Macedonian).
Sumber: katakombe.org
(*)
(Update informasi seputar katolik klik di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orang-kudus-katolik-3-februari-santo-blasius.jpg)