Pola Hidup Sehat

PERHATIKAN, Gejala Dehidrasi Pada Bayi dan Penyebabnya

Dehidrasi adalah kondisi ketika bayi kehilangan banyak cairan dan tidak mampu mengganti cairan yang hilang dengan meminum susu.

PIXABAY/3194556
Ilustrasi bayi kembar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Bayi kita mungkin hanya bisa menangis saat haus dan lapar.

Namun, bunda perlu mengetahui bagaimana jika bayi mengalami dehidrasi.

Dehidrasi pada anak adalah kejadian yang bisa berbahaya bagi bayi dan anak-anak.

Bayi selama beberapa bulan pertama hanya bergantung pada ASI atau susu sebagai sumber asupannya.

Hal ini juga membuat bayi lebih rentan mengalami dehidrasi dibandingkan dengan orang dewasa.

Dehidrasi adalah kondisi ketika bayi kehilangan banyak cairan dan tidak mampu mengganti cairan yang hilang dengan meminum susu.

Apa itu Vernix Caseosa yang Terjadi pada Bayi Baru Lahir ? Ketahui Manfaat & Penyebab Vernix Caseosa

Gejala dehidrasi pada bayi

Dilansir dari Health Children by American Academy of Pediatrics, gejala dehidrasi pada anak dapat dibagi menjadi dua kondisi, yaitu dehidrasi ringan dan dehidrasi berat. Berikut adalah gejala dehidrasi ringan pada anak:

  • Tidak seaktif biasanya
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, pada bayi ditandai dengan popok basah kurang dari 6 buah per hari
  • Urine berwarna lebih pekat, seperti kuning tua hingga coklat
  • Mulut kering
  • Bagian ubun-ubun lunak bayi terlihat cekung

Posisi Tidur Bayi 0-3 Bulan yang Aman dan Benar agar Tidak Kena Sudden Infant Death Syndrome / SIDS

Sedangkan gejala dehidrasi berat pada bayi adalah sebagai berikut:

  • Mata cekung
  • Tangan dan kaki sangat pucat dan dingin
  • Kulit keriput
  • Buang air kecil hanya satu sampai dua kali dalam sehari
  • Tidak keluar air mata ketika menangis
  • Bayi tidur terus
  • Napas dan denyut jantung cepat
  • Sangat rewel

Apa itu ASI atau Air Susu Ibu ? Ketahui Manfaat ASI untuk Bayi

Penyebab dehidrasi pada bayi

Terdapat beberapa penyebab bayi mengalami dehidrasi. Dengan mengetahui beberapa penyebab ini, Anda bisa mengantisipasi sebelum dehidrasi terjadi.

Dilansir dari Healthline, penyebab dehidrasi pada bayi adalah sebagai berikut:

  1. Pelekatan bayi ketika menyusu tidak sempurna
  2. Suplai ASI kurang
  3. Bayi tidak bisa menyedot ASI atau air susu dari botol
  4. Bayi muntah terlalu banyak
  5. Diare
  6. Pertolongan pertama pada bayi yang dehidrasi
  7. Memberi ASI atau susu lebih sering
  8. Jika bayi belum bisa melakukan pelekatan dengan baik, tetap coba memperbaiki pelekatan dan mencoba menyusui bayi kembali setelah 15 menit
  9. Jika bayi muntah setelah meminum susu formula, mungkin bayi Anda tidak cocok dengan formula susu tersebut. Anda bisa mencoba mengencerkan susunya atau mencari susu formula yang cocok dengan bayi Anda
  10. Gunakan baju yang tipis untuk mencegah bayi berkeringat lebih banyak dan kehilangan lebih banyak cairan. (*)
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved