Cara Meredakan Batuk saat Tidur Malam Hari
Saat di malam hari, mengalami batuk tentunya membuat susah tidur. Kondisi batuk ini membuat jengkel ketika tubuh dan pikiran perlu istirahat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Saat di malam hari, mengalami batuk tentunya membuat susah tidur.
Kondisi batuk ini membuat jengkel ketika tubuh dan pikiran perlu istirahat.
Batuk adalah gangguan kesehatan yang disebabkan iritasi saluran pernapasan.
Rupanya, ada alasan mengapa batuk kerap kumat di malam hari.
Melansir Everyday Health, batuk kerap kumat di malam hari karena faktor gravitasi.
Saat Anda berbaring, lendir otomatis menggenang di saluran pernapasan, tepatnya di bagian belakang tenggorokan. Hal itu memicu batuk.
Selain itu, udara malam hari di kamar cenderung kering.
Hal itu dapat memperburuk kondisi hidung dan tenggorokan yang kadung teriritasi.
(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini)
• Bacaan Surat Al Mulk Sebelum Tidur Arab & Latin ! Ketahui Keutamaan Baca Surat Al Mulk Sebelum Tidur
Kendati bikin kesal, Anda perlu mengingat, batuk bukanlah penyakit.
Melainkan, respons alami tubuh dalam menghadapi iritasi di saluran pernapasan.
Sumber iritasi ini bisa berupa debu, alergen, polusi, sampai asap.
Dengan kata lain, batuk merupakan proses yang membantu tubuh sembuh menghadapi infeksi.
Namun, batuk di malam hari yang mengganggu juga perlu dikendalikan karena bikin susah tidur.
Pasalnya, susah tidur juga dapat menyebabkan berbagai penyakit.
Melansir Web MD, berikut beragam cara menghilangkan batuk di malam hari dengan cepat:
1. Jaga kelembaban udara
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, udara kering dapat memperburuk batuk.
Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan pelembab udara di malam hari untuk menenangkan tenggorokan.
Namun, Anda perlu berhati-hati saat menggunakan pelembab udara.
• Posisi Tidur Bayi 0-3 Bulan yang Aman dan Benar agar Tidak Kena Sudden Infant Death Syndrome / SIDS
Pasalnya, terlalu banyak uap air di kamar dapat memicu pertumbuhan jamur.
Jamur bisa menjadi alergen dan memicu batuk. Cek kelembaban kamar dengan perangkat higrometer.
Tingkat kelembaban udara di kamar tidur yang ideal berkisar 50 persen.
2. Hindari alergi
Batuk dapat dipicu alergi. Satu-satunya cara menghilangkan batuk alergi adalah dengan menghindari alergen atau sumber alergi.
Pemicu alergi yang umum adalah jamur, bulu hewan peliharaan, dan debu.
Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan rumah secara berkala dengan penyedot debu, mencuci sarung bantal dan seprai dengan air panas seminggu sekali, dan rajin mandi.
• Dongeng Pengantar Tidur Anak Berjudul Rubah dan Gagak
3. Kelola GERD
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit saat asam lambung naik sampai ke kerongkongan juga bisa memicu batuk di malam hari.
Untuk mengatasinya, Anda disarankan mengelola GERD dengan cara menghindari makanan yang memicu rasa terbakar di dada (heartburn) tersebut.
Selain itu, hindari makan empat jam sebelum tidur agar GERD tidak kambuh.
• Cara Mengatasi Susah Tidur Malam Hari Secara Alami ! Bagaimana Cara agar Bisa Tidur Nyenyak ?
4. Minum teh dengan madu
Minuman teh panas dan madu dapat menenangkan tenggorokan, mengurangi iritasi, dan mengurangi produksi lendir.
Namun, Anda perlu berhati-hati saat memberikan madu kepada anak-anak, karena rentan menimbulkan risiko keracunan makanan.
• Cara Mengatasi Ngorok saat Tidur dengan 14 Tips ! Bagaimana Cara agar Tidak Ngorok ?
5. Tinggikan posisi bantal
Batuk di malam hari bisa kumat saat Anda tidur dengan posisi tubuh dan kepala sejajar.
Pasalnya, gravitasi membuat posisi lendir menggenang di bagian belakang tenggorokan dan memicu batuk.
Solusinya, atur posisi bantal sedikit lebih tinggi, tanpa membuat sakit leher.
Selain itu, Anda juga bisa mengganti posisi tidur secara berkala agar lendir tidak menggenang dan bikin batuk.
• Musik Relaksasi untuk Tidur yang Bisa Didengarkan Sebagai Cara Mengatasi Sulit Tidur di Malam Hari
6. Berkumur dengan air garam
Cara sederhana ini cukup efektif meredakan sakit tenggorokan dan batuk berdahak.
Larutan air garam dapat mengurangi dahak dan produksi lendir di bagian belakang tenggorokan.
Campurkan setengah sendok teh garam dan satu cangkir air hangat.
Biarkan larutan agak dingin sebelum menggunakannya untuk berkumur.
Saat berkumur, biarkan campuran beberapa saat di belakang tenggorokan sebelum dibuang.
Awas, larutan ini tidak untuk ditelan. Menelan air garam dapat berbahaya.
• Manfaat Tidur Tidak Menggunakan BH atau Bra bagi Wanita
7. Berhenti merokok
Batuk yang tak kunjung sembuh bisa disebabkan karena merokok.
Jika batuk disebabkan rokok, solusinya adalah berhenti merokok.
Mungkin, efeknya tidak langsung terasa.
Namun, menghentikan kebiasaan merokok dapat mengurangi intensitas batuk dan berdampak positif untuk kesehatan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-batuk-4a44ssssaaa.jpg)