Staf Ahli Bupati Sanggau Buka Pra RAT CU Keling Kumang

"Juga merupakan press release untuk mendapatkan keterangan atau laporan kinerja Pengurus atas perkembangan pengelolaan koperasi simpan pinjam dan Polj

TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Penyerahan cinderamata kepada Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Shopiar Juliansyah usai membuka kegiatan Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP CU Keling Kumang area VI tahun buku 2021 di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Kalbar, Rabu 19 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau diwakili Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Shopiar Juliansyah membuka kegiatan Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP CU Keling Kumang area VI tahun buku 2021 "Memperkuat basis sosial, kultural, dan teritorial untuk kesejahteraan anggota yang berkelanjutan" di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Kalbar, Rabu 19 Januari 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan dari Disperindagkop dan UM Sanggau, Ketua CU Keling Kumang, Stefanus Masiun, CEO CU Keling Kumang, Valentinus, pejabat CU Keling Kumang lainya serta peserta RAT.

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau diwakili Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Shopiar Juliansyah menyampaikan bahwa Pra RAT ini selain merupakan upaya memenuhi hak anggota dalam menentukan perwakilan anggota yang akan mengikuti RAT.

"Juga merupakan press release untuk mendapatkan keterangan atau laporan kinerja Pengurus atas perkembangan pengelolaan koperasi simpan pinjam dan Poljak KSP CU Keling Kumang sesuai dengan rencana bisnis koperasi (RBK),"katanya, Rabu 19 Januari 2022.

Dengan selalu lanjutnya, mengedepankan nilai dan prinsip berkoperasi penerapan nilai dan prinsip tersebut menjadikan ciri atau pembeda bagi sebuah badan usaha yang berbadan hukum koperasi/Kopdit/CU dengan lembaga keuangan lainya.

Disporapar Sanggau Targetkan Rp 4,2 Juta Retribusi Dari Sarana Olahraga GOR Bujang Malaka

Dikatakannya, Kehadiran koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat khusus di Kabupaten Sanggau, dewasa ini sudah sangat menggembirakan.

"Sampai saat ini jumlah koperasi mencapai 436 unit (270 unit aktif, 166 non aktif) dan 13 unit koperasi binaan Provinsi termasuk didalamnya CU Keling Kumang dan untuk koperasi unit simpan pinjam berjumlah 158 unit,"katanya.

Sayangnya lanjutnya, kehadiran dan pertumbuhan koperasi yang cukup pesat ini tidak diikuti dengan kualitas, Sehingga banyak yang kemudian tidak berkembang. Dari 436 unit koperasi tersebut hanya 270 unit atau 61,93 yang aktif dan yang telah melaksanakan RAT tahun 2021 lalu berjumlah 61 unit atau 22,59 persen dari koperasi aktif.

Dalam kesempatan ini juga, Ia mengungkapkan selamat melaksanakan Pra RAT. Jadikan forum ini sebagai upaya untuk meningkatkan dan memajukan KSP CU Keling Kumang menjadi koperasi yang sehat dan berkualitas.

"Untuk itu, Saya mengajak saudara-saudara semua untuk berperan aktif dalam mengikuti kegiatan ini. Sampaikan usulan, saran, kritikan, ide, dan sebagainya yang sifatnya untuk membangun koperasi dan meningkatkan kesejahteraan anggota,"ujarnya.

Semoga, Pra RAT ini dapat menghasilkan Keputusan-keputusan strategis bagi perkembangan dan kemajuan KSP CU Keling Kumang dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang.

"Dengan sepenuh hati, saya berharap agar apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi perkembangan koperasi di Kabupaten Sanggau umumnya dan KSP CU Keling Kumang khususnya,"harapnya.

Sementara itu, CEO CU Keling Kumang, Valentinus menyampaikan bahwa CU Keling Kumang terus fokus pada kesejahteraan anggota, Dimana CU Keling Kumang memberikan pendidikan kepada 15.861 orang. Pihaknya juga melakukan pendampingan usaha kepada para anggota CU tersebut.

"Kemudian juga kita memiliki produk-produk pertanian, yang mana produk pertanian tadi serta pinjaman pertanian, nanti kita dampingi agar anggota paham mengelola pertanian dengan baik dan usahanya,"katanya.

Selain itu juga, kita memberikan pelatihan keriwirsausahaan kepada anggota. Itu yang kita lakukan, Sehingga kita harapkan kesejahteraan anggota semakin bagus.

"Kemudian pendidikan pengelolaan petani kelapa sawit juga kami lakukan, Dimana anggota ini terutama petani sawit mandiri bisa mengelola sawit mandiri mereka secara benar dan baik,"pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sanggau)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved