Breaking News:

Stasiun Meteorologi Sebut Potensi Hujan Lebat di 5 Kabupaten, Pekan Depan Waspada Karhutla

Dan kemudian Diprakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Barat tanggal 15 hingga 20 Januari 2022 masih berpotensi terjadi hujan

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memperkirakan Potensi akan terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan lebat di beberapa wilayah Kalbar untuk periode tanggal 10 hingga 14 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Beberapa waktu lalu , Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memperkirakan Potensi akan terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan lebat di beberapa wilayah Kalbar untuk periode tanggal 10 hingga 14 Januari 2022.

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengatakan berdasarkan pengamatan pada 8 lokasi di Kalimantan Barat selama 5 hari tersebut tercatat curah hujan tinggi lebih dari 150 mm terjadi di Stasiun Meteorologi Pangsuma Putussibau sebesar 229 mm, dan Stasiun Meteorologi Paloh sebesar 199 mm.

"Pada dua Kabupaten tersebut dilaporkan telah terjadi banjir dan tanah longsor," katanya pada rilis resmi Sabtu 15 Januari 2022.

Dan kemudian Diprakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Barat tanggal 15 hingga 20 Januari 2022 masih berpotensi terjadi hujan, dominannya intensitas ringan hingga sedang.

Bupati Muda Mahendrawan Resmikan Asrama Mahasiswa Kabupaten Kubu Raya

"Hujan dengan intensitas lebat diprakirakan masih akan terjadi di beberapa wilayah Kalbar yaitu di Kab. Sambas pada tanggal 17-18 Januari 2022, di Kab. Kapuas Hulu tanggal 18-20 Januari 2022, di Kab. Melawi dan Sintang tanggal 16 – 18 Januari 2022, dan di Kab. Ketapang tanggal 17-19 Januari 2022," ungkapnya
.
"diprakirakan nilai curah hujan pada periode tanggal 15 – 20 Januari 2022 ini tidak setinggi periode tanggal 10 – 14 Januari 2022, sehingga diprakirakan potensi akan terjadinya genangan/banjir lebih rendah." lanjutnya.

Dan kedepan untuk Prospek cuaca tanggal 21-23 Januari 2022 diprakirakan potensi terjadi hujan rendah, cuaca dominan panas. Sehingga pada periode ini perlu mulai mewaspadai potensi akan mudahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu Pasang air laut diprakirakan akan kembali berada pada fase maksimum pada periode tanggal 17 – 21 Januari 2022. Diprakirakan ketinggian pasang tidak akan setinggi pada kejadian pasang tanggal 8 Desember 2021 yang lalu.

Namun demikian, pada wilayah pesisir dan bantaran sungai yang sering mengalami banjir akibat pasang air laut perlu peningkatan kewaspadaan.
.
Beberapa wilayah Perairan dan Laut sebelah barat Kalbar dalam 3 hari ke depan diprakirakan tinggi gelombang kategori Sedang hingga Tinggi.

Gelombang tinggi lebih dari 2.5 meter diprakirakan terjadi di : Laut Natuna Utara, Perairan Utara Anambas, Perairan Barat Natuna, Perairan Utara Natuna, dan Perairan Subi – Serasan.

Khususnya kepada para Nelayan diimbau untuk peningkatan kewaspadaan dalam aktifitas pelayaran pada wilayah-wilayah tersebut.

"Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui call center 0561 - 721142, http://kalbar.bmkg.go.id//, follow Fanspage Facebook dan Instagram @infoBMKGKalbar. (*)

(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved