Breaking News:

motogp

Tegas! Bos MotoGP Batalkan Balapan di Negara yang Wajib Karantina, Bagaimana Nasib Indonesia?

Bos MotoGP menyampaikan ketegasan terkait pelaksanaan balapan MotoGP 2022 khususnya bagi negara yang menerapkan aturan karantina.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
MIRCO LAZZARI GP / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP
Carmelo Ezpeleta. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bos MotoGP menyampaikan ketegasan terkait pelaksanaan balapan MotoGP 2022 khususnya bagi negara yang menerapkan aturan karantina.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, siap membatalkan lomba apabila ada kewajiban karantina dari negara tuan rumah pada MotoGP 2022.

MotoGP 2022 akan memuat 21 seri balap yang berlangsung di tiga benua: Eropa, Asia, dan Amerika. Seri MotoGP Indonesia menjadi salah satunya.

Kendati demikian, pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat kemungkinan pembatalan lomba masih terbuka.

Tanpa Marc Marquez! Honda Buka Kiprah MotoGP 2022 dengan Konferensi Pers Bersama Para Pembalap

Dalam dua musim belakangan MotoGP pun hanya memfokuskan diri dengan jadwal lomba di Eropa, markas mayoritas tim dan pembalap.

Cuma seri MotoGP Qatar dan MotoGP Americas yang menjadi anomali.

Carmelo Ezpeleta selaku bos dari Dorna Sports yang mempromotori MotoGP serta WSBK tidak menampik kemungkinan pembatalan lomba.

Lebih-lebih, varian baru Covid-19, Omicron, telah menyebabkan pengetatan aturan pembatasan sosial di berbagai negara dalam beberapa waktu belakangan.

Ezpeleta hanya berharap jumlah seri balap pada akhir kejuaraan bisa meningkat dibanding dua musim sebelumnya.

Pada tahun pertama pandemi Covid, MotoGP hanya memuat menggelar 15 seri balap (14 untuk kelas utama) di 10 sirkuit berbeda.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved