Breaking News:

Mengajak Umat untuk Ke Masjid Melalui Formula MSQ

“Rumusnya, ajarkan mereka taat kepada Tuhannya, karena Tuhannya, yang akan mendatangkan Rezeki untuk kehidupannya. Karena kita sebagai manusia, tidak

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD LUTHFI
Warga yang melakukan transaksi belanja dengan doa, di Masjid Ismuhu Yahya, Jl. Parit Nomor dua, kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat, 14 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berbelanja bayar dengan doa, konsep pasar bahagia di Masjid Ismuhu Yahya, Jl. Parit Nomor dua, kecamatan Sungai Raya, di gelar setiap Jumat subuh. Pengasuh masjid Ismuhu Yahya, Adi Pratama Larisindo, menyampaikan, kegiatan ini merupakan program untuk meningkatkan kebahagiaan umat.

“Tujuannya sederhana, banyak umat yang ingin hidup bahagia, berbagai macam metode yang di kerjakan, tapi tidak juga membuat manusia itu lebih baik kehidupannya, ternyata, ada satu yang ia lupakan, ia sibuk memirkan strategi di dunia, tapi melupakan strategi terkait perintah dari tuhannya,” jelasnya, Jumat, 14 Januari 2022.

“Karena itu, pasar bahagia ini merupakan salah satu program yang bertujuan untuk mengajak umat, untuk bisa kenal dengan masjid. Jadi tujuannya, untuk menarik umat, untuk datang ke masjid, di waktu subuh, dan membaca al-qur’an,” terangnya.

Ia menambahkan mengenai formula, msq (masjid, subuh, qur’an).

“Rumusnya, ajarkan mereka taat kepada Tuhannya, karena Tuhannya, yang akan mendatangkan Rezeki untuk kehidupannya. Karena kita sebagai manusia, tidak akan pernah mampu untuk memberi mereka rezeki seumur hidup, kita tidak akan bisa merubah dia, yang dapat merubah dia, adala tuhannya,”tuturnya.

Pemkot Pontianak Akan Tingkatkan Penataan Kawasan Pusat Kuliner di Jalan Letkol Sugiono

“Formulasi yang sudah kita ajak, pertama, ajak mereka ke masjid, yang kedua waktunya subuh, kenaa subuh karena subuh ini, di saksikan oleh para malaikat. Bisa kita perhatikan, baik itu muslim maupun non muslim, siapa yang sudah fight di waktu subuh, tetap Allah beri rahmannya, yaitu kasih, untuk orang yang taat di beri rohim, sayang, kasih dan sayang,” ujarnya.

“Jadi masjid subuh, dan terakhir qur’an, jadi mereka datangnya ke masjid, di waktu subuh dan belajar qur’an. Karena qur’an lah petunjuk kehidupan, yang sesungguhnya, petunjuk manusia belum tentu tepat, tetapi jika petunjuk Allah, sudah pasti tepat, itulah tujuan dasar dari pasar bahagia,” sampainya.

Adi yang juga merupakan Ustad di masjid Ismuhu Yahya, menjelaskan, kegiatan ini sudah berjalan selama tiga bulan, dan sudah ada di 20 titik seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini sudah berjalan selama tiga bulan, atas izin Allah, sudah ada hampir 20 titik di Indonesia. Untuk di Pontianak sudah ada tujuh titik, di pulau Jawa itu di Jogja, ada dua titik, di Malang ada dua titik, di Sragen, Solo, Cibinong, dan sudah ada yang buat di Gorontalo. Dan akhirnya umat senang, untuk datang ke masjid,”

“Orang sering bilang, awalnya yang datang hanya ingin hadiahnya, betul, begitulah sunahtullah metodologi orang menuju kebaikan. Namun ujung-ujungnya, mereka datang bukan semata-mata untuk hadiahnya, namun untuk belajar qur’annya,” pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved