Breaking News:

Dinas Perikanan Kapuas Hulu Kalbar Perketat Pengawasan PUD dan Pengelolaan Budidaya Ikan

"Kalau untuk PUD, kita laksanakan untuk mengantisipasi maraknya ilegal fishing, baik itu penyentruman maupun penubaan, serta kegiatan yang lainnya yan

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, Yulianus Surirondiny. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, melalui Dinas Perikanan, di tahun 2022 akan melaksanakan dua jenis kegiatan pengawasan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Hulu, Yulianus Surirondiny menyatakan, pengawasan yang akan dilaksanakan yaitu
di Perairan Umum Daratan (PUD), dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pengelolaan pembudidayaan ikan.

"Kalau untuk PUD, kita laksanakan untuk mengantisipasi maraknya ilegal fishing, baik itu penyentruman maupun penubaan, serta kegiatan yang lainnya yang bertentangan dengan hukum," ujarnya kepada wartawan, Jumat 14 Januari 2022.

Sedangkan untuk pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pengelolaan pembudidayaan ikan, akan mendatangi beberapa pengusaha, sekaligus untuk sosialisasi tentang dokumen - dokumen yang harus dipersiapkan, berkenaan dengan pembudidayaan ikan.

Persiapan Bongkar Kantor Bupati, Setda Kapuas Hulu Pindah ke Gedung Bekas Dinas Cipta Karya

"Harapan kita supaya masyarakat kita lebih selektif dalam membudidayakan ikan, karena dihawtirkan dengan tidak selektif pembudidayaan ikan yang dilaksanakan akan berdampak terhadap terancamnya ikan - ikan endemik asli kapuas Hulu," ucapnya.

Dijelaskannya, untuk pemasukan ikan dari luar, seperti ikan nila, ikan arwana Brazil, ikan bawal, apabila lepas ke perairan umum, atau tidak dilakukan pembatasan - pembatasan dari masyarakat, maka akan mengancam kelestarian Sumber Daya Ikan asli yang ada di Kapuas Hulu.

"Maka harapan kita supaya aktivitas pembudidayaan ikan, Seperti ikan nila, ikan arwana Brazil, ikan bawal, agar dikurangi atau dihilangkan, karena pada saat ini, perairan kapuas hulu ikan - ikan tersebut mulai marak didapatkan oleh masyarakat kita pada saat menangkap ikan," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved