Breaking News:

Dilumpuhkan dengan Timah Panas, Polres Kubu Raya Ungkap Motif Pelaku Nekat Merampok Uang Rp 74 Juta

Pada konferensi pers di Mapolres Kubu Raya, Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy  mengatakan bahwa pelaku dalam aksinya tergolong sadis dan n

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Destriadi Yunas Jumasani
Konferensi pers penangkapan As pelaku perampokan di Mapolres Kubu Raya, Jalan Ahmad Yani II, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat 14 Januari 2022. Atas kasus perampokan yang dilakukan As, korban mengalami kerugian Rp 74juta. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah dua hari di buru, pelaku perampokan uang tunai Rp 74 juta di kebun sawit, kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya berhasil diringkus unit Reskrim Polres, Jumat 14 Januari 2022.

Akibat melawan petugas, AS (36) pria pelaku perampokan itu dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur, kedua kakinya dihadiahi timah panah.

Pada konferensi pers di Mapolres Kubu Raya, Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H.Y. Kumontoy  mengatakan bahwa pelaku dalam aksinya tergolong sadis dan nekat.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang sudah mengenal korban mengetahui bahwa korban pada hari Rabu 12 Januari 2022 akan mengirimkan uang untuk pembayaran pengepul hasil sawi.

10 Ton Paket Bantuan Beras dari Puan Maharani Disalurkan Kepada Masyarakat Pontianak

Saat itu, pelaku pun membuntuti korban S yang mengendarai sepeda motor. Ketika tiba di jalanan sawit tepatnya di Desa Pinang Luar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, pelaku langsung datang memepet korban dengan menggunakan sepeda motor dan menendang korban hingga membuat korban terjatuh.

Lalu, pelaku mendatangi korban menyerangnya berkali - kali, kemudian pelaku merampas tas ransel berisi uang puluhan juta rupiah yang dibawa korban, saat itu pelaku pun sempat kembali menyerang korban, dan mengancam korban menggunakan senjata tajam.

Berusaha kabur dari pelaku, korban saat itu sempat menceburkan diri ke parit yang berisi air dan menyelam untuk menghindari korban, ketika korban muncul lagi, pelaku sempat melempar batu ke arah korban, sembari mengancam untuk tidak melapor atas kejadian ini.

Ketika pelaku pergi, korbanpun langsung keluar dari parit dan meminta pertolongan warga yang saat itu melintas.

Kemudian, setelah meninggalkan korban, pelaku kemudian menemui pacarnya dan memberikan uang tunai 13 juta rupiah dan menyuruh sang kekasih untuk pulang ke kampung halamannya di kerawang Jawa barat.

Dari pengakuan tersangka AS, ia nekat melakukan perampokan itu karena dendam kepada Bos dari korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved