Breaking News:

Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Toyota Hilux Tabrak Bengkel di Desa Pemuatan Batu Tumbang Titi Ketapang

Saksi mata melihat bangunan bengkel nya sudah hancur dan roboh dan melihat ada sebuah mobil yang berada didalam bengkelnya

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Tumbang Titi
Mobil Toyota Hilux doubel cabin warna hitam dengan plat nopol KT 7280 NP alami kecelakaan, 13 Kamis 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Diduga dalam keadaan mengantuk, mobil Jenis Toyota Hilux doubel cabin warna hitam dengan plat nopol KT 7280 NP mengalami kecelakaan tunggal di Desa Pemuatan Jaya Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kamis 13 Januari 2022 pukul 01.15 wib dini.

Mobil yang diduga milik Perusahaan Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Kecamatan Tumbang Titi tersebut keluar dari jalur jalan raya menerobos masuk ke area bengkel milik warga dan menabrak bengkel tersebut.

Kapolres Ketapang melalui Kapolsek Tumbang Titi IPTU Sri Marjana menyampaikan, menurut saksi mata Eman Sulaiman (38 ) yang merupakan pemilik bengkel tersebut.

Pada saat peristiwa terjadi, ia sedang tidur di rumah yang bersebelahan dengan bengkel miliknya.

Tiba tiba ia mendengar suara benturan yang sangat keras sehingga ia terbangun dan pergi keluar rumah untuk memastikan apa yang terjadi.

Terlibat Laka Lantas di Jalan Raya Mempawah, Seorang Pengendara Motor Alami Luka Serius

“Saksi mata melihat bangunan bengkel nya sudah hancur dan roboh dan melihat ada sebuah mobil yang berada didalam bengkelnya,“ ujar Kapolsek, Sri Marjana.

Kapolsek menambahkan, saksi mata sdr Eman lalu mengecek kedalam mobil dan menemukan sopir mobil yang diketahui bernama sdr Hery ( 33 tahun ) masih dalam posisi tertidur di kursi pengemudi. Pengemudi pun baru tersadar dan mengetahui kejadian kecelakaan setelah dibangunkan oleh saksi.

“Kita sudah menerima pengaduan dari korban sdr Eman terkait peristiwa kecelakaan tunggal yang menimpanya, sementara masih kita tangani dengan bekerja sama dengan Unit Laka Lantas dari Sat Lantas Polres Ketapang, untuk pengemudi mobil sementara sedang kita mintai keterangan di Mapolsek Tumbang Titi. Kerugian sendiri akibat kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp 118.500.000 dan sudah diadakan musyawarah dari pihak perusahaan bersama korban dalam penyelesaian ganti rugi ” tutup Kapolsek.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved