Breaking News:

Pasilog dan Dandenma Korem Pensiun, Danrem Brigjen TNI Ronny: Jaga Nama Baik TNI di Masyarakat

Acara dimulai dengan laporan kepada pimpinan acara dalam hal ini Danrem 121/Abw, pembacaan surat perintah dilanjutkan dengan penciuman Dhuaja Korem 12

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Penrem
Komandan Korem 121/Abw, Brigjen TNI Ronny melepas dua orang anggotanya yang memasuki Purna Bhakti atau pensiun. Mereka adalah Mayor Inf I Dewa Ketut Winaya Pasilog dan Mayor Inf M.Khaerudin Komandan Datasemen Markas Korem 121/Abw. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Komandan Korem 121/Abw, Brigjen TNI Ronny melepas dua orang anggotanya yang memasuki Purna Bhakti atau pensiun.

Mereka adalah Mayor Inf I Dewa Ketut Winaya Pasilog dan Mayor Inf M.Khaerudin Komandan Datasemen Markas Korem 121/Abw.

Upacara pelepasan purna bhakti dipimpin langsung oleh Danrem Brigjen TNI Ronny, di koridor Korem 121/Abw, Kamis, 13 Januari 2022. Upacara Purna Bhakti ini sebagai wujud perhatian dan penghargaan dari pimpinan TNI AD.

Acara dimulai dengan laporan kepada pimpinan acara dalam hal ini Danrem 121/Abw, pembacaan surat perintah dilanjutkan dengan penciuman Dhuaja Korem 121/Abw sebagai lambang Korem 121/Abw serta penanda tanganan buku pesan dan kesan.

"Saya atas nama pribadi dan Komandan Korem 121/Abw mengucapkan selamat kepada Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya yang telah memasuki masa Purna Bhakti atau masa pensiun, dan juga kepada Mayor Inf M. Khaerudin juga memasuki masa pensiun pada bulan ini, semoga masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita," kata Brigjen TNI Ronny.

Akan Ada Pabrik dan Laboratorium Albumin, Kartiyus Ajak Masyarakat Sintang Budidaya Ikan Gabus

Danrem 121/Abw, menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala pengabdiannya dan darma bhakti selama ini.

"Loyalitas Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan juga Mayor Inf M.Khaerudin selama kurang lebih 39 tahun terlewati tanpa cela hingga masa pensiun tiba. Dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas selalu disiplin waktu, pekerjaan dan kegiatan lainnya," ungkapnya.

Menurut Danrem, masa purna bhakti bukan berarti akhir dari pengabdian seorang prajurit kepada bangsa serta negara.

Walaupun tugas pengabdian telah berbeda, bukan berarti status sebagai Purnawirawan menjadi dinding pemisah. Tetapi sebaliknya, hubungan antara para Purnawirawan dengan personel yang masih aktif harus tetap terjalin dengan baik.

"Masa pensiun bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, otak harus terus dirangsang untuk terus berfikir dan berfikir. Pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki Purna Tugas, setelah masa pensiun, semangat dan optimisme harus tetap menyala," tegas Danrem.

Danrem menganggap, kontribusi seorang pensiunan justru semakin nyata dan diperlukan pada saat ia terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Danrem berharap agar tetap menjalin hubungan dengan dinas atau dengan anggota yang masih aktif.

"Karena Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan Mayor Inf M.Khaerudin merupakan keluarga besar TNI Angkatan Darat, saya berharap harus dapat menjaga nama baik TNI AD di tengah-tengah masyarakat. Keluarga besar Korem merasa kehilangan atas sosok Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan Mayor Inf M.Khaerudin. Saya berharap untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan warga Korem 121/Abw," harap Danrem. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved