Breaking News:

Melihat Aktivitas Warga Pontianak di Pelabuhan Senghie di Pesisir Sungai Kapuas

Ia menuturkan, pelabuhan Seng Hie merupakan tempat yang tepat, untuk menenangkan diri.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Luthfi
Warga kota Pontianak yang sedang memancing di tepian sungai Kapuas, Pelabuhan Seng Hie, Jl. Sultan Muhammad, Kota Pontianak, Rabu, 12 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Waktu menunjukan pukul 17.00 Wib, langit terlihat cukup gelap, tanda tidak akan ada senja untuk sore ini di, Pelabuhan Seng Hie, Jl. Sultan Muhammad Kota Pontianak.

Tidak terlalu ramai warga, namun kegiatan yang mereka lakukan cukup menarik, ada yang memarkirkan motornya sembari bercengkrama manis bersama pacar, ada yang sedang melakukan bongkar muat kapal, dan tentunya ada beberapa pemancing yang melemparkan umpannya ke sungai kapuas. 

Dari beberapa pemancing, ada seorang pria paruh baya dengan sebatang rokok kretek di tangan kiri, dan pancing di tangan kanannya.

Angkat Isu Krusial Kalbar, UPB Pontianak Berkolaborasi dengan Universitas Sahid Jakarta dan Untan

Ia memperkenalan diri, dengan nama Iwan 60 tahun, sembari memancing dan mengepulkan asap rokok, Iwan bercerita,  memancing merupakan hobi untuk mengisi waktu luang setelah pensiun. 

“Setelah pensiun, saya mencari kegiatan untuk mengisi waktu luang. Karena tinggal di dekat daerah sini, dekat sungai, jadi saya memilih untuk memancing saja,” tuturnya, Rabu, 12 Januari 2022.

Iwan menambahkan, dalam waktu seminggu, setidaknya tiga hari di waktu sore ia sisihkan untuk memancing sembari menenangkan pikiran.

“Saya mancing itu bisa tiga hari dalam seminggu, dan di waktu sore seperti sekarang. Memancing itu benar-benar menenangkan pikiran, dapatnya sih tidak seberapa, yang terpenting itu hati jadi tenang dan pikiran tentram,” ucapnya.

“Ikan yang biasa saya dapatkan di sungai Kapuas ini, ikan patin, ikan baong, dan ikan juara, kalau untuk udang itu memang sudah cukup sulit di dapatkan. Untuk umpannya saya menggunakan remahan roti dan bakwan, cukup bermodalkan Rp. 5.000 saja,” terangnya. 

Pensiunan TNI itu menuturkan ikan yang di dapatkannya untuk di konsumsi pribadi dan juga untuk di bagikan kepada temannya.

“Mancing inikan cuman hobi saya, dapatnya memang tidak seberapa namun sensasi saat pancing kita mendapat tarikan itu, sangat seru, ada kesenangan tersendiri saat pancingan saya mendapat tangkapan ikan, rasanya puas,” katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved