Breaking News:

Belum Ada Minyak Goreng Subsidi di Sekadau

Untuk kenaikan harga minyak goreng diketahui sudah terjadi sejak bulan Oktober 2021, seiring dengan naiknya harga kelapa sawit

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Sindika Wulandari
Jejeran minyak goreng yang dijual di toko di pasar Sekadau, Kalimantan Barat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Wacana minyak goreng subsidi, para pedagang di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat harap segera direalisasikan, Kamis 13 Januari 2022.

Satu diantara pedagang sembako di Kabupaten Sekadau, Jhon (30) mengaku belum mengetahui adanya wacana minyak goreng subsidi dari pemerintah sebagai solusi mahalnya harga minyak goreng saat ini.

Jhon yang sudah lebih dari 2 tahun berjualan sembako itu mengaku sampai saat ini masih menjual minyak goreng dengan harga mulai dari Rp. 20.000,00 perliter hingga Rp. 23.000,00 perliter tergantung merek dan kualitas minyak goreng.

"Kalau memang ada minyak goreng subsidi yang harganya 14 ribu perliter yang syukurlah, bisa membantu meringankan beban belanja warga. Tapi kita kan sampai saat ini belum ada informasi pasti soal minyak goreng subsidi itu, nanti dari mana datangnya, apakah Sekadau juga kebagian atau tidak," ungkapnya.

Wacana Minyak Goreng Subsidi, Masyarakat Sekadau Harap Segera Didistribusikan

Untuk kenaikan harga minyak goreng diketahui sudah terjadi sejak bulan Oktober 2021, seiring dengan naiknya harga bahan baku minyak goreng yakni kelapa sawit.

Dengan kenaikan harga tersebut, menurut Jhon belum ada dampak signifikan terkait penjualan. Namun di awal kenaikan harga tentunya banyak pembeli yang mengeluhkan kondisi tersebut.

"Kalau sekarang sih orang-orang sudah biasa ya, harga minyak goreng ya mau berapapun sudah pasrah hitungannya. Karena tidak bisa berbuat apa-apa, dimanapun naik harganya, tidak hanya di Sekadau," tandasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved