Breaking News:

34 Lulusan STIKES Yarsi Pontianak Diwisuda, Kamaruzaman : Semoga Bisa Meningkatkan IPM Kalbar

Ketua STIKES Yarsi Pontianak, NS Uti Rusdian Hidayat M. Kep mengatakan setelah menyelesaikan program studi keperawatan, seluruh peserta wisuda mengiku

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Prosesi Wisuda Lulusan STIKES Yarsi Pontianak Program Studi Pendidikan Profesi Ners di Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Kamis 13 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 34 Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak, Program studi pendidikan profesi ners diWisuda, Kamis 13 Januari 2022.

Bertempat di aula Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, prosesi wisuda ini berlangsung khidmat.

Ketua STIKES Yarsi Pontianak, NS Uti Rusdian Hidayat M. Kep mengatakan setelah menyelesaikan program studi keperawatan, seluruh peserta wisuda mengikuti dan lulus uji kompetensi profesi ners terlebih dahulu. Setelah lulus uji kompetensi profesi ners barulah mereka dapat diwisuda.

"Sehingga 34 lulusan dari STIKES Yarsi resmi menyandang gelar Sarjana keperawatan dan Ners," ujarnya.

Ketua Rukun Tetangga di Pontianak Komentari Soal Pindah Domisili Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT

Uti Rusdian berharap lulusan dari STIKES Yarsi dapat mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat.

"IPM itu kan tidak hanya ditentukan dengan  jumlah tingkat pendidikan, tetapi juga dari kualitas pendidikannya, oleh sebab itu harus pendidikan haruslah unggul, harus menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, yang dapat menggunakan ilmu pengetahuan, dapat diamalkan, dapat bermanfaat, dan ditambah ilmu yang bernilai ibadah, sehingga IPM di Kalbar bukan hanya dari sisi kuantitas namun kualitas,"tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kalbar, Syarif Kamaruzaman yang menghadiri wisuda tersebut mewakili Gubernur Kalbar berharap dengan lulusan ners yang baru saja diwisuda dapat meningkatkan pembangunan sumber daya manusia di Kalbar.

"Kita harapkan juga kepada wisudawan jangan puas sampai hanya wisuda, tetapi terus melakukan inovasi dan menerapkan ilmu yang sudah didapat di bangku kuliah dalam dunia kesehatan," tuturnya.

Disadarinya, saat ini Kalbar masih dalam kategori kekurangan sumber daya manusia pada bidang kesehatan, terlebih dalam masa Pandemi dua tahun belakangan.

Oleh sebab itu, diharapkannya lulusan dari bidang kesehatan yang baru saja diwisuda dapat mengisi kekurangan yang ada. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved