Breaking News:

Terkait Adanya Pencabutan Izin Konsesi Kawasan Hutan Oleh KLHK, Ini Penjelasan Disbunnak Sanggau

"Sudah kita koordinasi kepada perusahaan tersebut untuk klarifikasi kepada Kementerian LHK," pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Sanggau, H Syafriansyah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait dengan pencabutan izin konsesi kawasan hutan oleh Kementrian LHK yang berdampak pada dua perusahaan perkebunan di Kabupaten Sanggau.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, H Syafriansyah menyampaikan bahwa hal itu memang kewenangan dari Kementerian LHK.

"Dalam rangka pembinaan izin yang telah mereka berikan terkait pelepasan Kawasan hutan konversi. Salah satu kewajibannya adalah kedisiplinan dalam pelaporan," katanya melalui telpon selulernya, Rabu 12 Januari 2022.

Terkait kedua perusahaan perkebunan di Kabupaten Sanggau yang termasuk dalam daftar tersebut yakni PT MPE dan PT SJAL, Faktanya sudah beraktifitas dan memanfaatkan lahan yang diberikan.

Sudah 72 Persen Warga Kabupaten Sanggau Divaksin Dosis Pertama

"Terhadap SK pencabutan tersebut saat ini kedua perusahaan sedang dalam klarifikasi kepada Kementerian LHK," jelasnya.

Lanjutnya, Disbunnak Sanggau sebagai instansi pembina sudah melakukan koordinasi terkait itu kepada perusahaan yang dimaksud.

"Sudah kita koordinasi kepada perusahaan tersebut untuk klarifikasi kepada Kementerian LHK," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved