Breaking News:

Terus Monitor Perkembangan Kasus Covid-19, Edi Rusdi Kamtono Harap Tidak Timbul Varian-varian Baru 

jika terjadi lonjakan kembali, maka akan kembali dilakukan pengetatan-pengetatan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumuman.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pihaknya terus melakukan monitoring atau pengawasan serta mengantisipasi terhadap perkembangan varian baru Omicron yang sudah mulai masuk di Indonesia.

"Kita tetap terus memonitor, mengantisipasi dan mengikuti arus perkembangannya dan kita berharap tidak timbul varian-varian baru yang menyebabkan lonjakan kasus," ujarnya, Selasa 11 Januari 2022.

Terkait dengan temuan beberapa pasien yang terkonfirmasi, Edi menerangkan belum dikategorikan varian Omicron. Kasus itu, ditemukan ketika pesien yang hendak di operasi begitu di swab dinyatakan positif namun CT nya tinggi.

Seorang Istri di Pontianak Temukan Suami Meninggal Tak Wajar di Ruang Tamu Rumahnya

Lebih lanjut, Edi mengatakan, bahwa pihaknya akan melihat perkembangan kasus covid-19 di Kota Pontianak, jika misalnya terjadi lonjakan kembali, maka akan kembali dilakukan pengetatan-pengetatan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumuman.

"Kita lihat perkembangan nanti, kalau sudah mulai ada tanda-tanda banyak yang terkonfirmasi pasti akan ada pengetatan kembali," ungkapnya.

Pengetatan yang dimaksud ialah seperti penerapan protokol kesehatan secara ketat memakai masker, tidak menimbulkan kerumuman, patroli atau monitoring ke tempat keramaian seperti taman dan lainnya yang saat ini masih terus dilakukan.

Bahkan tidak hanya itu, saat ini di Kota Pontianak kata dia, sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi di pusat perbelanjaan seperti di mall dan perkantoran dan secara bertahap nanti akan diberlakukan juga di fasilitas umum.

"Namun memang untuk pemberkuan ini diperlukan pos penjagaan, petugas dan juga diperlukan pembiayaan," katanya.

Hingga saat ini program vaksinasi covid-19 di Kota Pontianak pun terus gencar dilaksanakan. Tercatat hingga saat ini sudah mencapai 83,6 persen vaksinasi Dosis pertama.

Namun demikian, Edi mengimbau kepada warga agar tetap waspada dan tidak terlalu euforia.

"Saya menghimbau kepada warga terus waspada, tidak euforia, tidak lalai, terutama menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat .
Kalau ada gejala sakit segera periksa ke fasilitas kesehatan dan bisa menahan diri jika lagi sakit untuk tidak pergi ke tempat-tempat acara keramaian, lebih baik di rumah saja," tukasnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved