Breaking News:

Satgas Covid-19 Sajingan Besar Lakukan Monitoring dan Pengamanan Isolasi Mandiri PMI di PLBN Aruk

Kami akan meningkatkan sinergi dan kemampuan serta kesiapan dalam upaya pemantauan, antisipasi penularan dan langkah penanganan lainnya

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Sajingan Besar
Personel Polsek Sajingan Besar Lakukan Monitoring dan Pengamanan Isolasi Mandiri PMI di PLBN Aruk, Selasa 11 Januari 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Gugus tugas Covid-19 Kecamatan  Sajingan Besar  melakukan monitoring dan pengamanan Isolasi Mandiri Pekerja Migran Indonesia (PMI) di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas,  Selasa 11 Januari 2022.

Pelaksanaan giat tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor :  250 / BPPD / 2021, tentang Pembentukan Satuan Tugas Khusus Penanganan Corona Virus Desiase 2019 (covid - 19) di Perbatasan Provinsi Kalbar.

Kegiatan ini bermaksud untuk menekan penyebaran virus Covid 19 dari Negara Malaysia melalui Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau pendatang lainnya yang ingin pulang ke Negara Indonesia.

Pelaksanaan Isolasi/karantina ini dilaksanakan selama tujuh hari dari hari kedatangan PMI dan langsung dilaksanakan vaksin setelah PMI akan selesai melaksanakan Isolasi.

Gempuran Vaksinasi di Sintang, Trend Kasus COVID Menurun | Ruang Isolasi Mandiri Diklat Nihil Pasien

Prosedur pemeriksaan yang telah disepakati oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sajingan Besardengan pemeriksaan kedatangan di PLBN ARUK meliputi 8 (delapan) pemeriksaan ketat yaitu tim 1 (cuci tangan dan disenfeksi barang bawaan), tim 2 (screening suhu badan), tim 3 (screening pendataan bagi PMI yang sakit), tim 4 (screening pendataan bagi PMI yang sehat), tim 5 (screening dan pengambilan sampel swab), tim 6 (pendampingan PMI menuju Wisma Indonesia), tim 7 (karantina selama 5 hari) dan tim 8 (rujukan ke RSUD Kab. Sambas yang mengalami sakit).

Kapolsek Sajingan Besar Iptu  Rio Charles Hutahaean  S.H.,M.H menuturkan sampai saat ini telah didata PMI dan pendatang yang telah diisolasi di Wisma Indonesia berjumlah total 155 orang terdiri dari 107 orang lakis dewasa, 37 orang perempuan dewasa, 6 orang anak lakis dan 5 orang anak perempuan.

"Kami akan meningkatkan sinergi dan kemampuan serta kesiapan dalam upaya pemantauan, antisipasi penularan dan langkah penanganan lainnya yang dipandang perlu dalam rangka pengendalian dan pencegahan penularan covid -19 di daerah perbatasan khususnya di Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas ini", terang Rio Charles Hutahaean .

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved