Breaking News:

Modus Tanya Alamat, Pengendara Motor Jambret Kalung Warga di Desa Pahauman Kabupaten Landak

Kalung korban ini seberat 5 gram dan mata kalung seberat 1 gram, total kerugian sekitar Rp 1.900.000

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Sengah Temila
Personel Polsek Sengah Temila datangi korban jambret Wilhelmin Peni (49) warga Dusun Ubah Desa Pahauman kecamatan Sengah Temila kabupaten Landak, Kalbar. Senin 10 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK  - Telah terjadi tindak pidana Curas (jambret) kalung emas milik Wilhelmin Peni (49) warga dusun Ubah Desa Pahauman kecamatan Sengah temila kabupaten Landak, Kalbar, Senin 10 Januari 2022.

Kapolsek Sengah Temila, Ipda Yulianus Van Chanel TK.S.I.P. mengatakan korban atas nama Wilhelmin Peni (49), Ibu Rumah Tangga.

Adapun kronologi kejadian, pelaku 2  orang berboncengan menggunakan satu buah sepeda motor jenis scoopy warna hitam (pelat kendaraan tidak diketahui).

Satu pelaku yang dibonceng menggunakan helm dan masker turun dari sepeda motor dan menghampiri korban yang sedang berada di teras rumahnya dengan modus menanyakan alamat seseorang kepada korban dan saat itu korban mengatakan tidak mengetahuinya.

Dua Residivis Kambuhan Tertangkap Warga Saat Jambret Handphone Seorang Perempuan

Kemudian pelaku meminta air minum kepada korban, setelah pelaku minum dan menyerahkan gelas tersebut, kemudian pelaku langsung menyambar kalung milik korban yang digunakan di leher korban.

Kemudian pelaku langsung lari menghampiri temannya yang sudah menunggu didepan rumah korban dan langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah jalan raya Pahauman.

"Kalung korban ini seberat 5 gram dan mata kalung seberat 1 gram, total kerugian sekitar Rp 1.900.000," kata Kapolsek ini.

"Sampai detik ini pihak korban belum membuat surat laporan atas kejadian tersebut,"ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, kapolsek Sengah Temila memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan terkait Tindak Pidana Curas.

Dan ia juga meminta Bhabinkamtibmas untuk memberikan imbauan kepada warganya agar jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan dan Unit Samapta agar melakukan patroli di jam - jam rawan serta Wilayah sepi yang dapat terjadinya tindak pidana Jalanan dan pencurian di tempat-tempat sepi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved