Breaking News:

Tuntaskan Soal Sanitasi Penduduk, Kementerian PUPR dan Pemkot Bangun Toilet Warga

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut baik terkait program pembangunan sanitasi oleh Kementerian PUPR di Kota Pontianak,

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Humas Pemkot Pontianak
Serah Terima Program Sanitasi di Kelurahan Siantan Hulu dan Tanjung Hulu 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sanitasi sangat penting agar kondisi kesehatan dan lingkungan masyarakat tetap terjaga. Oleh karena itu pemerintah, mulai di tingkat pusat hingga daerah, fokus pada pembangunan sanitasi di lingkungan masyarakat.

Pembangunan sanitasi menjadi bagian dari pengentasan kawasan kumuh.  Sejalan dengan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengenai Program Seratus Nol, Seratus yang mencakup 100 persen sambungan air bersih, nol persen kawasan kumuh, dan 100 persen sanitasi.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut baik terkait program pembangunan sanitasi oleh Kementerian PUPR di Kota Pontianak, saat ini di Kota Pontianak sanitasi yang sudah dibenahi baru mencapai sekitar 50 persen, sehingga masih membutuhkan banyak biaya untuk memperbaiki sanitasi yang tidak layak.

BMKG Sebut Kota Pontianak Masih Berpotensi Hujan Intensitas Rendah Beberapa Hari Kedepan

"Tahun lalu kita alokasikan anggaran untuk pembangunan sanitasi senilai Rp700 juta lewat APBD, tahun ini akan ada sekitar ratusan toilet yang akan dibenahi," ujarnya, di Kelurahan Siantan Hulu dan Kelurahan Tanjung Hulu di Jalan Lapan Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara, Jumat, 7 Januari 2022.

Edi mengatakan, sanitasi penting untuk menciptakan hidup yang sehat, apabila sanitasi buruk maka negara juga akan merugi, karena tidak sedikit anggaran yang ditelan untuk membenahi sanitasi agar menjadi lebih layak.

“Sanitasi yang buruk menjadi sumber penyebab berbagai penyakit. Oleh sebab itu kesehatan di lingkungan masyarakat itu penting yang mana sampah harus dikelola dengan baik dan begitupun air limbah maupun air bersih,” jelasnya.

"Sanitasi ada yang komunal dan ada perorangan, bangunnya ini mudah tapi merawatnya yang penting jangan sampai mampet salurannya,” tuturnya.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Barat, Deva Kurniawan Rahmadi menerangkan, pembangunan sanitasi oleh Kementerian PUPR ini dalam rangka penyediaan sarana sanitasi bagi masyarakat, untuk mengurangi limbah yang dibuang ke sungai sehingga kualitas air tetap terjaga kebersihannya.

"Kita akan secara continue menjaga lingkungan agar tidak tercemar dan menjaga kualitas air dari limbah keluarga," ungkapnya.

Deva berharap agar program ini berjalan sukses. Seluruh infrastruktur dan fasilitas yang dibangun tersebut, tidak terlepas dari dukungan masyarakat untuk memanfaatkan dan memeliharanya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved