Breaking News:

Rencana Keberangkatan Umroh, Kadiskes Kalbar Akui untuk Vaksinasi masih Menunggu Arahan Pusat

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan terkait keberangkatan Haji dan Umroh sejauh ini belum ada surat dari Kemenag

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin 13 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Semenjak pandemi Covid-19 dua tahun terkahir melanda, keberangkatan para calon jemaah haji di Indonesia sempat ditunda, begitu juga dengan keberangkatan umroh.

Penundaan keberangkatan haji maupun umroh dalam dua tahun terakhir tentu mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Arab Saudi.

Masuk di tahun 2022, tampak ada angin segar terkait keberangkatan Umroh yang diumumkan oleh Direktur Utama Bina Haji dan Umrah Khusus Kementerian Agama (Kemenag), Nur Arifin yang mengatakan jamaah umroh perdana akan diberangkatkan usai 6 Januari 2022. 

Pemerintah Arab Izinkan Jamah Indonesia Ikut Umrah, Sejumlah Warga Kapuas Hulu Mulai Urus Paspor

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan terkait keberangkatan Haji dan Umroh sejauh ini belum ada surat dari Kemenag siapa saja yang akan diberangkatkan khususnya di Kalbar. 

Dari sisi kesehatan mengingat adanya pandemi Covid-19 tentu yang harus dipersiapkan oleh para calon jemaah umroh dan Haji adalah melakukan vaksinasi dengan jenis vaksin yang diakui oleh Pemerintah Arab Saudi. 

“Sejauh ini belum ada Surat dari Kemenag siapa yang mau diberangkatkan. Jadi kita belum bisa ngapa-ngapain,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 7 Januari 2021. 

Dikatakannya apabila sudah ada data yang akan berangkat Haji maupun Umroh. Minimal  bisa melakukan misalnya vaksinasi terhadap calon haji sesuai permintaan negara Arab Saudi, dan melakukan vaksinasi meningitis, dan melakukan sosialisasi kesehatan terhadap jamaah haji dan umrah.

“Tapi sekarang kita belum tahu siapa saja yang akan berangkat dari Kalbar, bahkan Umroh juga belum ada,”ungka Harisson

Terkait apakah vaksinasi untuk calon jemaah haji tahun 2022, Harisson mengatakan ketentuan persyaratan dan sega macamnya belum keluar dari Kemenag maupun dari Kemenkes.

“Jadi kita belum bisa banyak komentar terkait vaksinasi apakah kita fasilitasi atau tidak. Saat ini kita masih menunggu arahan dari pusat,” pungkasnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved