Breaking News:

Melarikan Diri Dari Vonis, 2 Terdakwa Kasus Cukai Dari PN Cikarang Ditangkap Tim Tabur Kejati Kalbar

Dua terdakwa tersebut dikatakan Masyhudi melarikan diri dari perkara yang sedang mereka jalani terkait tindak pidana cukai.

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Penkum Kejati Kalbar
Penangkapan Terdakwa kasus Cukai oleh tim Tabur Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Tabur (tangkap buronan) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat bersama Kejaksaan Negeri Bengkayang dan Singkawang berhasil menangkap 2 Terdakwa perkara Cukai yang kasusnya hingga kini masih bergulir di Pengadilan Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Masyhudi menyampaikan bahwa dua terdakwa yang diamankan ialah Tjhin Jiu Lin alias Aling yang diamankan di Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, dan Tjung Ket Chiang alias Deni yang diamankan di Kota Singkawang pada 5 Januari 2021.

Dua terdakwa tersebut dikatakan Masyhudi melarikan diri dari perkara yang sedang mereka jalani terkait tindak pidana cukai.

"Para terdakwa TJHIN JIU LIN Alias KO ALING Alias ALING dan terdakwa TJUNG KET CHIANG Alias DENI mereka ini melarikan diri untuk menghindari atau tidak mengikuti persidangan dalam proses tahap Penuntutan di Pengadilan Negeri Cikarang, oleh sebab itu dari pihak kejaksaan negeri Bekasi berkoordinasi dengan kami untuk melakukan penangkapan,''ujarnya, Kamis 6 Januari 2021.

Kejati Kalbar Gelar Rakerda 2021, Dr Masyhudi : Jangan Hanya Jadi Ajang Seremonial

Masyhudi menyampaikan bahwa para terdakwa didakwa dengan Kesatu Pasal 54 jo Pasal 29 ayat (1) Undang-undang RI No. 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-undang RI No. 11 tahun 1995 tentang Cukai jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau Kedua Pasal 56 Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-undang RI No. 11 tahun 1995 tentang Cukai jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada Rabu tanggal 05 Januari 2022, Tim Kejari Bengkayang dan Tim Kejari Singkawang membawa para terdakwa ke Kejaksaan Negeri Pontianak, dan pada tanggal 06 Januari 2022 Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, melakukan penjemputan para terdakwa di Kejaksaan Negeri Pontianak.

Kajati Kalbar DR, Masyhudi, menghimbau dan mengajak peran masyarakat dan insan press, ikut membantu menginformasikan jika mengetahui keberadaan buronon yang lain belum tertangkap untuk menyampaikan informasi kepada Kejati Kalbar.

“Dengan penangkapan ini akan memberikan efek psikologis kepada buronan lainnya sedangkan yang belum tertangkap hanya masalah waktu saja dan mengingatkan kepada para buronon ” Tidak Ada Tempat Aman Bagi Pelaku Kejahatan Buron / DPO “tegas Masyhudi. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved