Breaking News:

Wabup Farhan Launching Pemberian Honor Pembimbing Agama dan Bonus Bagi Peraih Juara MTQ ke XXIX

"Pembimbing agama dapat jadi garda terdepan dalam meningkatkan akhlak dan sikap generasi penerus," kata Farhan.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Ketapang
Wakil Bupati Ketapang Farhan Saat Menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pembimbing Agama di Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Wakil Bupati Ketapang Farhan membuka launching pemberian honor pembimbing agama dan penyerahan bonus bagi pemenang MTQ Tingkat Provinsi Ke XXIX Tahun 2021, Kamis 30 Desember 2021 bertempat di Pendopo Bupati Ketapang.

Farhan dalam sambutannya mengatakan bahwa berbagai tantangan dalam kehidupan beragama seiring dengan semakin derasnya arus informasi dan globalisasi, dibutuhkan peran serta pembimbing maupun penyiar agama.

"Pembimbing agama dapat jadi garda terdepan dalam meningkatkan akhlak dan sikap generasi penerus," kata Farhan.

Dalam kesempatannya, Farhan menyampaikan bahwa pada tahun 2022 Kabupaten Ketapang akan menjadi tuan rumah pada perhelatan akbar MTQ ke-XXXX tingkat Provinsi Kalbar.

"Insyaallah, pada tahun 2022 kita akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalbar. Kepada seluruh dewan hakim dan panitia, akan kita upayakan dimasukkan dalam BPJS ketenagakerjaan dan ini menjadi starting poin untuk beberapa kegiatan ke depan," ujarnya.

Dinas Pendidikan Ketapang Benarkan Adanya Pengembalian Kerugian Negara Sebesar Rp 3,9 Miliar

Kepada para kafilah, lanjut Farhan, yang telah mengharumkan dan membawa nama baik kabupaten ketapang diharapkan prestasi ini terus ditingkatkan, sehingga dapat menorehkan sejarah baru di tingkat nasional.

Selanjutnya, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang itu mengucapkan terima kasih dan selamat atas kesungguhan peserta, para pelatih, pembimbing serta pengurus LPTQ yang telah bekerja keras dalam membimbing para peserta sehingga dapat menorehkan hasil yang maksimal.

“Kepada BPJS Ketenagakerjaan terima kasih atas kerjasamanya, sehingga para pembimbing maupun penyiar agama dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Lebih lanjut Farhan berharap kepada pembimbing dan penyiar agama untuk dapat membantu pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan dalam kehidupan beragama.

"Hal ini karena tantangan kita semakin hari semakin berat. Seiring dengan semakin derasnya arus informasi dan globalisasi sehingga menuntut kita agar mampu membentengi umat dari segala pengaruh negatif yang ditimbulkan," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved