Breaking News:

Tesla Dinilai Rawan Tabrakan Karena 2 Faktor, 200 Ribu Mobil Listrik ‘ Elon Musk ’ di China Ditarik

Terdapat sejumlah masalah dengan bagasi dan kap depan mobil Tesla di China, yang mana hal tersebut dinilai bisa meningkatkan risiko tabrakan.

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TANGKAPAN LAYAR LAMAN OFFICIAL WEB TESLA /KOLASE/REPRO.
Tampilan Tesla Model 3. Jelang memasuki tahun baru 2022, isu keamaan membuat sedikitnya 200 ribu unit mobil listrik tesla di-recall di China. / ILUSTRASI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tesla adalah satu di antara perusahaan otomotif ternama dunia.

Elon Musk menjadi sosok yang lekat dengan perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini.

Lewat Tesla pula, Elon Musk masuk daftar orang terkaya dunia beberapa tahun belakangan.

Namun, popularitas Tesla di China kini diterpa kabar kurang sedap.

Update PUBG Mobile Versi 1.5 Terbaru, Ada Pabrik Mobil Tesla Bisa Kemudi Otomatis Lengkap Cara Modif

Sedikitnya hampir 200.000 unit kendaraan atau mobil listrik besutan Tesla ditarik .

Atau dalam dunia otomotif disebut dengan istilah recall .

Bukannya tanpa alasan kebijakan recall 200 ribu unit mobil listrik ini dilakukan oleh Tesla.

TESLA Luncurkan Mobil Listrik Baru di Segmen Hatchback Car, Harganya Jadi Ancaman Honda e Dkk

Dirangkum dari laman Kontan.co.id, satu di antara alasan Tesla menarik atau me - recall ratusan ribu mobil listrik yang meroketkan nama Elon Musk di China itu lantaran isu keamaan.

Terdapat sejumlah masalah dengan bagasi dan kap depan mobil Tesla di China, yang mana hal tersebut dinilai bisa meningkatkan risiko tabrakan.

Keterangan recall 200 ribuan unit kendaraan mobil listrik Tesla itu, juga diungkapregulator negara bagian setempat pada Jumat 31 Desember 2021 .

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved