Breaking News:

Polisi Tindak Tegas Kerumuman untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Tahun Baru

Jadi mereka tidak boleh lewat sama sekali, tidak ada yang boleh keluar dan lewat sama sekali di dalam Kota Pontianak.

Editor: Jamadin
Pixabay/Pexels
Ilustrasi kembang api menyemarakkan pergantian Tahun Baru. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Malam Tahun Baru 2022 di Kalbar hampir dipastikan tidak akan semeriah dibanding kondisi sebelum pandemi. Sejumlah pembatasan dilakukan pemerintah daerah hingga aparat keamanan, agar masyarakat tidak berkerumun.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak bahkan akan membatasi aktivitas di jalan raya. Semua jenis mobil angkutan roda empat ke atas tidak diperkenankan masuk di jalanan Kota Pontianak dalam kurun waktu tertentu.

Sesuai edaran Wali Kota Pontianak Nomor 51 Tahun 2021, beberapa jenis kendaraan roda empat ke atas, dilarang melintas di jalanan kota mulai Jumat 13 Desember 2021 pukul 12.00 WIB hingga Sabtu 1 Januari 2022 pukul 08.00 WIB.

Jenis kendaraan yang dilarang masuk seperti mobil boks roda 4 ke atas, truk fuso, bus angkutan umum, mobil molen, dan tronton/trailer. Ada pengecualian bagi mobil angkutan BBM/gas, sembako, dan truk sampah.

''Jadi mereka tidak boleh lewat sama sekali, tidak ada yang boleh keluar dan lewat sama sekali di dalam Kota Pontianak. Setelah pukul 08.00, 1 Januari 2022 baru boleh melintas di jalanan Kota Pontianak,'' ujar Kepala Dishub Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi, Kamis 30 Desember 2021.

Utin mengatakan, diprediksi akan terjadi peningkatan kepadatan arus lalu lintas pada malam pergantian tahun. Oleh sebab itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan maka kendaraan besar dilarang melintas.

Pantun Tahun Baru 2022 untuk Pacar , Orangtua , Adik , Kakak , Keluarga , Sahabat dan Teman

"Bodi kendaraan truk kontainer itu yang besar, dan dikhawatirkan adanya peningkatan arus lalu lintas di jalan-jalan tertentu,” katanya.

Ia menjelaskan, Dishub Pontianak telah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Pontianak terkait pengaturan arus lalu lintas pada momen pergantian tahun. Jika dimungkinkan, kegiatan di jalan raya akan berlangsung normal.

“Namun bila ada peningkatan arus lalu lintas, maka akan dilakukan rekayatasa lalu lintas, di mana Jalan Tanjungpura dan Gajah Mada menjadi satu arah,'' jelas Utin.

Surat edaran Wali Kota Pontianak yang berisi larangan melintas bagi kendaraan angkutan barang, menurut Utin, sudah dikirimkan ke berbagai pengusaha angkutan dan ekspedisi. Bagi pelanggar, akan dikenakan sanksi tilang dan penyitaan kunci sementara waktu sebagai efek jera.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved