Seminar Hari Ibu, Yessy Melania : Perempuan Berdaya Indonesia Maju Dalam Peran Perempuan Pontianak

Yessy Melania juga menegaskan Nature Gender, antara Perempuan dan Laki-laki bisa sama-sama berperan dalam berpolitik.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Dok Nasdem Pontianak
Seminar Hari Ibu tahun 2021, Di Hotel Aston Jl. Gajah Mada Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis, 3 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Yessy Melania menyampaikan, bahwa hak-hak politik perempuan merupakan amanat undang-undang tentang politik afirmasi (affirmative action) dengan kuota 30 persen harus keterwakilan perempuan yang masih belum tertunaikan secara konsisten dari pemilu ke pemilu.

Hal tersebut, ia sampaikan pada seminar Hari Ibu tahun 2021, Di Hotel Aston Jl. Gajah Mada Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis, 30 Desember 2021.

Yessy Melania juga menegaskan Nature Gender, antara Perempuan dan Laki-laki bisa sama-sama berperan dalam berpolitik.

Hal itu, kata dia, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Pasal 2 dan Pasal 20) dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD. (Pasal 8, Pasal 53 & Pasal 55) serta UU MD3 No. 17 Tahun 2014.

Tak Ada Penutupan, Ini Skema Lalin yang Akan Diterapkan di Pontianak di Malam Pergantian Tahun

"Peran perempuan dan parlemen atas keterwakilan perempuan di DPR RI sejak dari tahun ke tahun 2009-2014 dengan 18,04%,
2014-2019 dengan 17,86% dan 2019-2024 terus meningkat 20,52%. Adanya Agenda politik perempuan di DPR RI juga mengawal dan membahas tentang undang-undang RUU P-KS, RUU Pemilu, RUU Partai Politik, RUU Pekerja Rumah Tangga, Perempuan di pimpinan alat kelengkapan DPR RI," ungkapnya.

Kata Yessy, melalui belajar dari pahlawan perempuan. Maka perempuan harus berdaya dan mandiri.

"Bagaimana menjadi Perempuan masa kini dan berdaya seperti para pahlawan Perempuan. Misalnya , Raden Ajeng Kartini, Cut Nyak Dien dan Raden Dewi Sartika," jelasnya.

Legislator partai NasDem ini pun, menambahkan agar perempuan masa kini bisa berperan dan memiliki tujuan untuk memiliki cita-cita, berpendidikan, gemar membaca dan menulis, berani mengambil tanggung jawab, membangun jejaring dan relasi, resiliance, serta berjuang dan mandiri.

"Dan dapat mengagendakan apa yang bisa dikerjakan lerempuan harus terlibat aktif di Masyarakat, PKK, Pengurus RT, dan terlibat dalam gerakan sosial, politik dan keagamaan dan aktif menyuarakan kepentingan perempuan, serta menjadi perempuan hebat dan tangguh di dalam Keluarga," tegasnya.

Begitu juga dengan kinerja Yessy Melania di Kalimantan Barat yang sudah melibatkan kader lerempuan dalam aksi sosial di daerah, mengedukasi perempuan Kalimantan Barat dan menjadi teladan bagi perempuan di Kalbar dengan menjadi Pemimpin DPW GP NasDem Kalbar serta melalui program pekarangan Lestari untuk memberdayakan kelompok Tani Wanita dan Ibu Rumah Tangga.

Melalui salam restorasi Indonesia, dirinya ingatkan, bahwa Partai NasDem konsisten memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berperan melalui jalur politik.

"Ini merupakan peluang bagi seluruh Perempuan Indonesia. Mari bergerak dan gunakan kesempatan yang ada . Ajak sebanyak-banyaknya perempuan untuk sama- sama ambil peran dalam membangun bangsa sebagai perempuan hebat indonesia. Saya yakin perempuan Indonesia bisa," ajak putri Daerah Melawi Kalbar ini.

Pada seminar tersebut, jug dihadiri oleh Garnita, Sekcam Sungai Raya, Mahasiswi, Pengurus DPD, Fraksi NasDem DPRD Kota Pontianak, Garnita Prov. Kalbar, Camat, PKK, PGRI dan Perwakilan PMP. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved