Breaking News:

Pentingnya Akhlak Dalam Membangun Pendidikan Karakter

Saya persembahkan tulisan ini untuk guru-guru khususnya guru TK/PAUD seluruh Indonesia yang berjuang membentuk karakter menjadi insan yang berakhlak.

Editor: Nina Soraya
Dok/Rita
Rita, S.Pd, guru TKIT AL-MUMTAZ Kota Pontianak Kalimantan Barat 

Oleh: Rita, S.Pd, guru TKIT AL-MUMTAZ Kota Pontianak Kalimantan Barat

Pagi itu cuaca cerah, langit biru menampakkan guratan awan putih seperti lukisan kapas bergumpal yang berjejer rapi membuat hatiku bertambah semangat menyambut kedatangan anak-anak yang baru bergabung ditahun ini. Begitu juga kelas yang sudah di seting  penataan yang apik dan penuh warna warni agar anak-anak berasa nyaman berada didalamnya.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini saya dianugerahkan anak didik yang luar biasa keras dan super cuek tambah lagi sang anak sering mengancam para guru yang memberinya nasihat. Andi namanya,memiliki kulit yang putih, mata yang belok serta rambutnya yang panjang sebahu.

Dia sangat berenergi, ia tidak pernah merasakan lelah mesti berlari, memanjat serta berteriak tiada henti. Kutarik nafas panjang-panjang saat melihat tingkah lakunya yang super minta diperhatikan, sesekali mengusap rambutnya yang lembut dengan senyuman berharap ia luluh saat itu.

Seperti biasa dipagi hari semua anak-anak bersiap berdoa bersama, berwudhu dan sholat dhuha sebelum melakukan kegiatan taman.

Tapi tidak buat Andi,  Anak tampan yang teguh pendirian itu masih asik dengan kegiatan sendiri, saya dekati sambil mengusap lembut bahu kirinya.

 “Waw, abang keren sedang buat gajah ya?, tanya saya yang ingin mengambil hatinya. Tak ada suara dari bibir mungilnya hanya lirikan matanya yang belok seakan ingin mencabik-cabik wajahku yang memelas.

Sebagai seorang guru, tugas kita bukan saja mentransfer ilmu namun ada yang lebih penting yaitu pembentukan karakter. karena karakterlah yang dapat menyelamatkan mereka dunia akhirat.

Nah seperti biasa nasihat, usapan serta pengertian telah diberikan kepada Andi, hingga suatu hari terlihat ustadzh Eti berlari menghampiri saya.

 “ Ustadzah Rita Andi kelantai atas, tadi saya suruh dia wudhu terus Andi mengancam akan berhenti dari sekolah ini jika saya memaksanya tetap wudhu.” Tutur Ustadzah Eti ketakutan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved