Breaking News:

Musnahkan Puluhan Ribu Obat dan Pangan Ilegal, Kepal BBPOM Pesan Warga Untuk CekKLIK

asal dari produk yang pihaknya amankan itu berasal dari berbagai daerah di Kalbar, dan bahkan ada yang berasal dari Malaysia.

Penulis: Ferryanto | Editor: Nina Soraya
Tribun Pontianak/Ferryanto
Kepala BBPOM di Pontianak Fauzi Ferdiansyah (kanan) bersama Kepala Ombudsman Kalbar saat memeriksa berbagai produk obat dan pangan oligal hasil pengawasan BBPOM tahun 2020 hingga 2021, Kamis 23 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Puluhan ribu prodak obat - obatan dan pangan ilegal hasil pengawasan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Pontianak sejak tahun 2020 di musnahkan, kamis 23 Desember 2021.

Terdata, dari 53 kasus yang ditangani terdapat 1.018 item dengan jumlah total 22.759 pieces barang bernilai ekonomi Rp. 1.183.168.600 (satu miliar seratus delapan puluh tiga juta seratus enam puluh delapan ribu enam ratus rupiah) dimusnahan

Adapun rincian berbagai barang yang dimusnahkan itu yakni 2.465 pieces obat tradisional tanpa izin, 943 Obat tanpa izin edar, 84 pieces suplemen tanpa izin edar, 1.898 produk makanan tanpa izin edar, 4.777 pieces kosmetik tanpa izin edar, dan 12.592 pieces obat tradisional mengandung bahan kimia.

Kepala BBPOM di Pontianak Fauzi Ferdiansyah mengungkapkan bahwa asal dari produk yang pihaknya amankan itu berasal dari berbagai daerah di Kalbar, dan bahkan ada yang berasal dari Malaysia.

BBPOM Musnahkan Puluhan Ribu Produk Obat dan Pangan Ilegal

Selain itu, berbagai produk obat dan pangan tanpa izin inipun saat ini dipasarkan dengan berbagai cara tidak hanya konvensional, namun juga secara online.

"Ini diamankan tidak hanya dari toko-toko namun kita juga mengamankan dari pasar online. Karena petugas kita juga dilengkapi dengan Patroli Cyber guna mendeteksi dan menelusuri produk- produk tersebut," ujarnya.

Kepada masyarakat, Fauzi Ferdiansyah mengimbau untuk tidak mengkonsumsi obat dan makanan yang tidak memiliki izin edar serta tidak memenuhi persyaratan kamanan, mutu dan manfaat.

''Dalam membeli produk hendaknya selalu melakukan CekKlik, yakni Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa,'' pesannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved