Breaking News:

BKD Pontianak Terus Berupaya Tingkatkan PAD Dengan Genjar Lakukan Pelayanan Jemput Pajak

upaya lain yang juga dilakukan dalam peningkatan PAD, pihaknya juga melakukan jemput pajak, yaitu melayani masyarakat secara langsung di lapangan.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Nina Soraya
Dok/BKD Kota Pontianak
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak melakukan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui program jemput pajak langsung kepada masyarakat di lapangan. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Amirullah menyampaikan, bahwa terdapat sembilan jenis pajak daerah.

Di antaranya Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Dari sembilan pajak tersebut, kata Amirullah, menjadi target BKD Kota Pontianak dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Dalam peningkatan tersebut, ada beberapa upaya yang dilakukan, terutama melakukan pembenahan data terlebih dahulu terkait dengan perhitungan dan data wajib pajak untuk dibenahi dan inventarisasi ulang . Kemudian baru dimasukan ke database.

Selanjutnya, BKD Kota Pontianak melakukan pemudahan dalam bertransaksi. Dalam hal ini masyarakat mulai sejak pendaftaran bisa melalui e-Ponti yang berbasis ITE atau digital sehingga masyarakat bisa melaporkan, menghitung dan membayarkan pajaknya terutama BPHTB melalui online.

Kemudian, upaya lain yang juga dilakukan dalam peningkatan PAD, pihaknya juga melakukan jemput pajak, yaitu melayani masyarakat secara langsung di lapangan seperti pajak pemilik bangunan yang dilakukan pada November dan Desember 2021 kemarin.

"Kita langsung turun ke lapangan sekaligus mensosialisasikan dan mengedukasi pajak," katanya.

Polresta Pontianak Raih Penghargaan Penyampaian Data Kontrak dari Direktorat Jenderal Pajak Kalbar 

Tim Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak melakukan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui program jemput pajak langsung kepada masyarakat.
Tim Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak melakukan upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui program jemput pajak langsung kepada masyarakat. (Dok/BKD Kota Pontianak)

Dengan melalui pembayaran secara digital, dan juga bisa melalui mobile bangking elektronik atau CMS Bank Kalbar yaitu cashless sehingga dapat mempermudah masyarakat dan menjamin keamanan dalam keuangan yang dibayarkan oleh masyarakat karena langsung ditransfer ke kas daerah.

"Maka kita melakukan jemput pajak kepada masyarakat," ujarnya.

Upaya jemput pajak langsung ke lapangan tersebut cukup efektif dilakukan, dimana dalam kurun waktu empat hingga lima pekan ini, kata Amirullah, terdapat sekitar Rp800 juta pajak dari PBB.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved