Breaking News:

Dalam PCPEN Podcast, Sidig Handanu Ungkap Pontianak Tengah Fokus Vaksinasi Lansia 

saat ini baru sampai 48 persen. Mengapa harus lansia? Karena lansia ini rentan dari berbagai varian, dimana lansia banyak yang punya penyakit.

Penulis: Ferryanto | Editor: Nina Soraya
Tribun Pontianak/Ferryanto
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pontianak, dr Sidig Handanu Widyono bersama Relawan INSAP Kalbar Muhammad Nomidhia Ikhsanul menjadi narasumber dalam PCPEN Podcast Pontianak Bangkit dan Bergerak pada Jumat 17 Desember 2021. PCPEN Podcast Kerjasama Kementerian Kominfo dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak tahun 2019 lalu hingga kini masih belum berakhir.

Seluruh Indonesia tak terkecuali Kalimantan Barat dan Kota Pontianak merasakan dampak yang luar biasa dari Pandemi Covid-19.

Tak hanya dalam sisi kesehatan masyarakat, namun mengakibatkan semua sektor kehidupan berdampak.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pontianak, dr Sidig Handanu Widyono, dalam PCPEN Podcast Pontianak Bangkit dan Bergerak pada Jumat 17 Desember 2021 mengatakan, saat gelombang kedua menerpa seluruh Indonesia, Kalimantan Barat pun tak lepas dari hantamannya.

Ia mengatakan, Pontianak bahkan pernah masuk dalam zona merah dengan angka BOR sangat tinggi di setiap rumah sakit.

Banyak di antara pasien yang bergejala ringan menjalani isolasi mandiri.

Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, pun meminta pemerintah pusat terus mendatangkan vaksin agar vaksinasi secara menyeluruh dapat dicapai.

“Vaksinasi di Pontianak dilakukan jemput bola untuk kalangan masyarakat muda, vaksinasi digelar pada Sabtu dan Minggu malam," ujarnya.

Vaksinasi juga digelar di beberapa titik-titik keramaian, mendekatkan akses vaksinasi ke kelompok-kelompok masyarakat menjadi strategi percepatan vaksinasi. 

Cara Mempersiapkan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun ! Orangtua Harus Pastikan 4 Hal Ini

Percepatan juga dapat dibantu dengan patuhnya seluruh masyarakat akan protokol kesehatan karena Covid-19 masih ada di sekitar kita.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved